Pemilihan Walikota Pagaralam

Terkait Dana Pilkada Telat. Ini yang Dikhawatirkan PJs Walikota Pagaralam

Pasalnya Pilkada bukan saja dilakukan di Pagaralam, namun Pilkada 2018 ini merupakan Pilkada serentak dibeberapa daerah.

Terkait Dana Pilkada Telat. Ini yang Dikhawatirkan PJs Walikota Pagaralam
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
PJs Walikota Pagaralam, Musni Wijaya saat menjadi Irup Apel Gabungan dalam Rangka Hari Kartini dan Hari Perlindungan Konsumen, Selasa (17/4/2018) dilapangan Pemkot Pagaralam. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Terkait adanya keluhan dari beberapa Panitia Pemilu baik itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) tentang pendanaan proses Pilkada di Kota Pagaralam.

PJs Walikota Musni Wijaya memberikan konfirmasi dan informasi permasalahan tersebut.

Menurut PJs Walikota Pagaralam, keterlambatan penyaluran dana untuk proses Pilwako Kota Pagaralam bukan disengaja oleh Pemkot Pagaralam.

Namun memang saat ini kondisi keuangan Pemkot Pagaralam memang masih kesulitan, karena Pemkot menunggu dana dari pusat dan provinsi belum cair ke Pemkot Pagaralam.

"Agar tidak salah pengertian maka akan saya jelaskan bahwa terkait dana Pilkada Pagaralam, kita masih menunggu dana dari pusat dan provinsi cair. Keterlambatan ini bukan karena kita pemkot Pagaralam yang belum mencairkan," jelasnya.

Dengan kondisi dana APBD Kota Pagaralam seperti ini PJs Kota Pagaralam juga khawatir.

Namun pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Provinsi untuk memilih beberapa solusi dalam mengantisipasi pendanaan Pilkada Pagaralam.

"Untuk dana yang tidak bisa ditunda seperti menyangkut logistik dan hal lainnya yang bisa membatalkan Pilkada jika dana tersebut tidak cair maka kita sudah memiliki solusi yaitu jika memang darurat maka kita akan lakukan pinjaman daerah dengan Bank SumaelBabal," tegasnya.

Namun pihaknya yakin untuk penanaan Pilkada akan menjadi fokus baik dari Pusat dan Provinsi.

Pasalnya Pilkada bukan saja dilakukan di Pagaralam, namun Pilkada 2018 ini merupakan Pilkada serentak dibeberapa daerah di Indonesia.

"Kita akan terus berupaya agar dana Pilkada akan dicairkan semua sebelum proses tahapan Pilkada usai," katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Pagaralam, Yenli Emlmanoferi mengatakan, dana Pilkada saat ini mulai dicairkan.

Bahkan Kamis (19/4/2018) akan ada dana cair sebesar Rp1.5 Miliar.

Dana ini nanti akan digunakan untuk membayar honor para PPK, PPS dan kebutuhan lainnya

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help