Seorang Mahasiswi Ini Diduga Jadi Korban Pencabulan Oleh Kakak Iparnya Sendiri

Malang dialami DS (21), warga Kabupaten Banyuasin. Pasalnya ia harus menajadi korban dugaan pencabulan dilakukan oleh kakak iparnya sendiri.

Seorang Mahasiswi Ini Diduga Jadi Korban Pencabulan Oleh Kakak Iparnya Sendiri
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
DS ditemani keluarga ketika melapor ke Polresta Palembang telah menjadi korban dugaan pencabulan, Selasa (17/4/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Malang dialami DS (21), warga Desa Margo Mulyo Kabupaten Banyuasin. Pasalnya ia harus menajadi korban dugaan pencabulan yang dilakukan tidak lain oleh kakak iparnya sendiri.

Tak terima menjadi korban, DS ditemani dengan keluarga mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang, Selasa (17/4/2018) guna melaporankan dugaan tindak pidana Pencabulan yang dilakukan oleh kakak iparnya tersebut.

Ketika ditemui DS menuturkan dirinya sudah dicabuli oleh kakak iparnya sendiri EW (23), saat dirinya diajak kepenginapan Solotiga di jalan Sukabangun II Palembang, pada Jumat (13/4/2018) lalu.

Baca: Penuhi Kuota 30 Persen, Unsri Loloskan 2.058 Peserta SNMPTN. Berikut Tahapan Selanjutnya! 

"Dia mengajak saya, alasannya untuk meminjam sepeda motor sama temannya pak. Tapi sampainya disana, saya dipaksa masuk kedalam kamar penginapan, setelah itu dia (terlapor-red), dari belakang langsung memeluk dan memegang dada saya pak," ungkap mahasiswi di salah satu perguruan tinggi Kota Palembang ini.

Beruntung pada saat kejadian, korban memberontak dan menjerit meminta tolong sehingga oleh dua orang laki-laki yang diduga juga penghuni kamar Penginapan berhasil menyelamatkan korban.

Baca: BPBD Mulai Siaga Karhutla, Sediakan Helikopter Bolkow di Posko Pemantau

"Saya langsung pulang pak dan melapor ke ibu saya. Ibu mengajak melaporkan kakak ipar saya kesini (Polresta-red)," kata korban yang berharap EW segera ditangkap.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui KA SPK Iptu Heri, membenarkan adanya laporan korban dugaan tindak pidana pasal 289 KUHP, tentang Pencabulan.

Baca: Empat Kali Naik Gaji, 100 Persen Program SPPSP Terealisasi 

"Korban beserta keluarganya sudah melapor ke SPKT Polresta Palembang. Saat ini laporannya sudah diserahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polresta Palembang, guna ditindaklanjuti," katanya. (*).

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved