SriwijayaPost/

Ikatri DPRD Sumsel Temukan Kekurangan Tenaga Pengasuh dan Pampers di Panti Jompo Tresna Wreda

Disini ada 60 lebih ibu dan bapak jompo, 20 orang diantaranya dalan keadaan sakit sehingga butuh perhatian lebih.

Ikatri DPRD Sumsel Temukan Kekurangan Tenaga Pengasuh dan Pampers di Panti Jompo Tresna Wreda
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Para ibu jompo terharu disambangi anggota Ikatan Isteri (Ikatri) Anggota DPRD Sumsel di Panti Jompo Tresna Werda di Jalan Sosial KM 5 Palembang. 

Laporan wartawan sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Puluhan ibu-ibu jompo terharu saat anggota Ikatan Isteri (Ikatri) Anggota DPRD Sumsel menyambangi mereka di Panti Jompo Tresna Werda di Jalan Sosial KM 5 Palembang, Selasa (17/4/2018).

Kunjungan dalam moment peringatan Hari Kartini ini, Ikatri Anggota DPRD Sumsel berupaya menghibur dan memberikan bingkisan, dan mendengarkan keluhan dari pengurus maupun penghuni panti.

Kepada anggota Ikatri, pengurus panti, Purwati mengatakan, meski dengan segala kekurangannya panti ini telah berjalan dengan baik, namun mereka sangat berharap agar pemerintah menanbah SDM yang ada.

Karena disini ada 60 lebih ibu dan bapak jompo, yang mana 20 orang lebih dalan keadaan sakit sehingga butuh perhatian lebih.

"Panti jompo ini bukan hanya mempunyai penghuni yang banyak, tetapi disini banyak juga ibu ibu dan bapak bapak yang sakit, seperti buta, stroke dan lainnya. Sehingga mereka hutuh perhatian ekstra. Sementara SDM yang ada hanya 10 orang, terdiri dari 4 pns dan 6 tks. Angka ini masih sangat kurang, dan kami butuh penambahan. Selain itu kami juga minta bantuan pempes orang tua karena pemepes ini masih menjadi kendala kita," katanya.

Ketua Ikatri DPRD Sumsel, Hj Sri Wahyuni Uzer Efenddy mengatakan, kunjungan ke panti jompo ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Ikatri DPRD Sumsel, dalam memeringati hari kartini.

"Kami harap, kedatangan kami bisa sedikit menghibur ibu-ibu dan bapak-bapak yang ada di panti. Mengenai aspirasi yang mereka sampaikan, baik masalah penambahan SDM dan pempers akan kami sampaikan ke dewan," ujarnya.

Sedangkan Wakil Ketua Ikatri, Iis Ledy Yansuri mengaku sengaja memilih panti asuhan trisna weda sebagai lokasi kunjungan, karena disini banyak tinggal ibu-ibu dan di hari kartini ini Ikatri ingin menghibur para ibu ibu tersebut.

"Sebelum kesini kita sudah survei dulu ke beberapa panti dan pilihan kita jatuh di panti ini. Kita akan kembali saat ramadhan nanti," ujar Iis. (Abdul Hafiz)

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help