Setelah Facebook, Giliran Twitter dan GoogleDipanggil DPR AS

Setelah mendengar penjabaran CEO Facebook terkait kasus Cambridge Analytica (CA), Kongres AS bakal memanggil pucuk pimpinan Google dan Twitter.

Setelah Facebook, Giliran Twitter dan GoogleDipanggil DPR AS
News - IDN Times
CEO Google, Sundar Pichai. 

SRIPOKU.COM - Setelah mendengar penjabaran CEO Facebook terkait kasus Cambridge Analytica (CA), Kongres AS bakal memanggil pucuk pimpinan Google dan Twitter. Kongres AS ingin memastikan bahwa perusahaan teknologi lain tak mengalami masalah serupa.

Berita Lainnya:
Soal Kebocoran Data Facebook, inilah 7 Kesaksian Mark Zuckerberg
Lebih dari 700.000 Aplikasi jahat, Diberantas Google dari Play Store

Diketahui, 87 data pengguna Facebook dicuri dan disalahgunakan firma analis CA untuk kepentingan politik. CA merupakan konsultan untuk kampanye pemenangan Donald Trump dalam Pilpres 2016.

CEO Twitter.
CEO Twitter. (mainichi.jp)

Menurut Senator Mark Warner dari fraksi Demokrat, integritas perusahaan teknologi secara keseluruhan perlu dipertanyakan. Meski contoh kasus nyatanya adalah Facebook, tetapi bukan berarti Google dan Twitter bersih dari dosa.

“Tentu saja ada isu besar yang semestinya bukan cuma menjadi perhatian untuk Facebook, tetapi juga Twitter serta Google dan YouTube,” kata dia.

Menurut anggota DPR dari fraksi Demokrat, Adam Schiff, pemanggilan Google dan Twitter akan berbeda dengan Facebook. Google dan Twitter hanya akan dimintai komitmen untuk bekerja sama dengan Kongres AS dalam melindungi privasi masyarakat.

“Jauh lebih baik untuk menjadi proaktif ketimbang diangkut secara tegas ke Kongres AS (seperti Facebook),” kata Adam Schiff.

Peneliti dari firma analis Altimeter Group, Brian Solis, sepakat dengan rencana Kongres AS memanggil Google dan Twitter. Menurut dia, kasus Facebook harusnya turut mencekam perusahaan teknologi lain yang notabene turut mengumpulkan data pengguna.

“Google bahkan tahu jauh lebih banyak tentang masyarakat ketimbang Facebook,” kata dia, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Senin (16/4/2018), dari Cnet.

Sebelumnya, dalam RDP Senat bersama Facebook pada 10 April 2018, sebenarnya CEO Google, Sundar Pichai, dan CEO Twitter, Jack Dorsey juga dipanggil. Namun perwakilan kedua platform tersebut tak memunculkan batang hidung.

Hingga kini, belum ada tanggapan dari Google dan Twitter terkait pemanggilan oleh Kongres AS. Belum jelas pula kapan jadwal Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar untuk kedua raksasa tersebut.

Penulis: Fatimah Kartini Bohang
Sumber: CNET

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://tekno.kompas.com/ dengan Judul:
Setelah Facebook, Giliran Google dan Twitter Dipanggil DPR AS

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help