Diterjang Derasnya Air Sungai dan Tumpukan Tanaman Air, Jembatan Cinta Jaya Ambruk

Jembatan Cinta Jaya roboh setelah dihantam derasnya arus air Sungai Babatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Diterjang Derasnya Air Sungai dan Tumpukan Tanaman Air, Jembatan Cinta Jaya Ambruk
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Jembatan Cinta Jaya kondisi sekarang sudah tidak bisa dilewati, karena sebagian jembatan sudah roboh diterjang derasnya air Sungai Babatan yang disebabkan terhambatnya tanam air dan sisa kotoran rerumputan dari sawah. 

Menurutnya, jembatan ini akan mengancam keselamatan rumah warga yang berada di hilir Sungai Babatan.

Masih kata Cakuk, jembatan di ujung itu saja, ketika diterjang derasnya air sungai suaranya sangat keras, seperti orang bertembakan dan disertai bom.

Sehingga malam itu, banyak warga keluar menyaksikan jembatan yang roboh.

"Untunglah malam itu, Sabtu (14/4/2018) tidak ada orang yang melintas di jembatan," ujarnya.

Warga mengharapkan, pihak pemerintah agar segera memperbaiki jembatan dan melakukan pembersihan tanaman air (gulma) dan kotoran rerumputan yang hampir menutupi luasnya Sungai Babatan.

Camat Pedamaran H Hercules SSos mengatakan, pihak pemerintah telah melakukan berbagai upaya termasuk  pembersihan di sekitar jembatan.

Namun, tanaman air yang keluar dari sawah-sawah disebabkan tinggi air sungai. Sehingga, tumbuhan di mana-mana keluar dan mengalir hingga mentok ke tiang jembatan.

"Tumbuhan itu sudah sering kali dilakukan pembersihan hilang dan sekarang menumpuk lagi," tandasnya. (Mat Bodok)

Penulis: Mat Bodok
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help