SFC Update

Curhat Beto Usai Ditarik Keluar

Striker Sriwijaya FC Alberto Goncalves mengaku kesal saat ditarik keluar di menit 78 ketika melawan Persipura

Curhat Beto Usai Ditarik Keluar
Sripo/Resha
Beto, pemain SFC saat latihan 

Laporan wartwan Sripoku.com, Resha

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Striker Sriwijaya FC Alberto Goncalves mengaku kesal saat ia ditarik keluar di menit ke-78, saat laga kontra Persipura Jayapura Sabtu (14/4/2018) lalu. Ia kesal lantaran, saat itu hasrat untuk membalik keadaan masih menggebu-gebu di dadanya.

Setelah melakukan tos dengan Patrich Wanggai di pinggir lapangan, naturalisasi asal Brazil itu bergegas menuju ruang ganti dan tampak kesal.

Saat dihubungi, Minggu (15/4/2018) mengatakan, jika ia berada dalam kondisi fit, onfire dan punya keyakinan yang besar dapat mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura.

Dalam situasi imbang, Beto bersama rekan-rekannya sangat yakin bisa mencetak gol kedua dan membawa Laskar Wong Kito pada kemenangan. “Saya dalam kondisi fit dan yakin bisa cetak gol. Makanya saya sangat kecewa saat ditarik keluar,” ujarnya.

Saat itu, ia merasa kesal dan mempertanyakan keputusan pelatih mengganti dirinya. Padahal, Beto merasa jika ia masih sanggup melanjutkan pertandingan dan merasa tidak bermain terlalu buruk melawan mantan timnya itu.

“Yah, itu tadi. Kekecewaan karena saya masih sanggup cetak gol saja,” ucapnya singkat.

Sementara itu Asisten Pelatih SFC Rasiman memaklumi sikap Beto yang kesal saat ditarik keluar lapangan digantikan Patrich Wanggai.

Menurut dia, itu merupakan hal yang biasa dan menunjukkan bahwa Beto masih ingin bermain dan membantu tim hingga menit akhir.

“Tidak hanya Beto, pemain yang tidak main sama sekali dan tidak masuk line up juga pasti ada yang kecewa dan marah. Tapi mau bagaimana lagi, dalam sepakbola yang bisa bermain hanya 11 orang dari 30 pemain," terangnya.

Rasiman melanjutkan, apa yang dilakukan jajaran pelatih semuanya memiliki tujuan. Karena secara naluri, tidak hanya Beto maupun pemain lainnya dilapangan yang menginginkan kemenangan, tetapi juga mereka.

"Dengan pergantian pemain, diharapkan bisa menghasilkan impact bagi tim, setelah lawan berhasil mengimbangi skor menjadi 2-2. Jadi intinya, saya memahami kenapa Beto marah dan kecewa," jelasnya.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Rustam Imron
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help