Berkat Dedikasinya, Buchari Terima Anugerah Go Hafidz Award

Kepala MAN 1 Musi Rawas, Buchari, SAg, menerima anugerah Go Hafidz Award dari pimpinan Jaringan Rumah Tahfidz Kiai Marogan.

Berkat Dedikasinya, Buchari Terima Anugerah Go Hafidz Award
Sripo/A Farozi
Kepala MAN 1 Musi Rawas, Buchari, S.Ag, menerima anugerah Go Hafidz Award. 

Laporan wartawan Sripoku.com, A Farozi

SRIPOKU.COM,  MUSIRAWAS - Kepala Musi Rawas, Buchari, SAg, menerima anugerah Go Hafidz Award dari pimpinan Jaringan Rumah Tahfidz Kiai Marogan, H.Masagus Fauzan Yayan, SQ, di masjid Kiai Marogan, Sabtu (14/4).

Buchari, yang saat ini bertugas sebagai Kepala MAN 1 Musi Rawas adalah sosok yang sangat memperhatikan pendidikan Alquran bagi para siswanya.

Ini terlihat dari keseriusannya menggarap Rumah Tahfidz Al Hasanah.

Usaha-usaha yang pernah dilakukannya antara lain memperjuangkan RT Al Hasanah, sehingga menjadi rumah tahfidz madrasah yang pertama kali terdaftar dan mendapat nomor registrasi dari Kantor Kementerian Agama Kota Palembang dan juga terdaftar dalam Rumah Tahfidz Center (RTC).

Di bawah kepemimpinannya RT Al Hasanah telah beberapa kali mengadakan munaqosyah hifdzil Quran dengan menggandeng Jaringan Rumah Tahfidz Kiai Marogan dan wisuda akbar yang diadakan oleh PPPA Darul Quran, dan banyak lagi prestasi lain yang telah ditorehkan para santrinya di RT Al Hasanah.

Perjuangannya dalam membumikan Alquran masih berlanjut hingga dirinya pindah tugas ke MAN 1 Musi Rawas. 

Ditempat tugasnya yang baru ini pun Buchari mendirikan rumah tahfidz yang diberinya na a Al Abraar.

Sehingga banyak pihak dari kalangan rumah tahfidz yang menilai dirinya layak menerima anugerah tersebut.

Anugerah Go Hafidz Award tersebut diberikan kepada Insan Pejuang Al Qur'an Sumatera Selatan dalam rangkaian acara Haul ke-117 KH Masagus Abdul Hamid atau yang lebih dikenal sebagai Kiai Marogan, seorang ulama kharismatik dari kota Palembang yang ikut berjuang merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.

Bersama dirinya, juga terdapat beberapa tokoh masyarakat yang konsern terhadap rumah tahfidz.

Ketika ditemui usai acara Khataman Al Qur'an, Buchari mengatakan hanya bermodal keyakinan bahwa apa yang saya lakukan ini akan memberikan pengaruh positif bagi siswa-siswa saya.

"Dan doakan saya untuk tetap istiqomah dalam membumikan Alquran," katanya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Rustam Imron
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help