SriwijayaPost/

Awas Bahaya Virus Zika, Inilah Penyebab, Gejala Dan Cara Pencegahannya

Nyamuk yang terinfeksi virus Zika lebih cenderung menempati daerah-daerah atau tempat-tempat yang terdapat genangan air dan bersuhu lembab.

Awas Bahaya Virus Zika, Inilah Penyebab, Gejala Dan Cara Pencegahannya

Beberapa gangguan yang mungkin dinampakan diantaranya adalah demam, mata merah (konjungtivitis), nyeri dibagian persendian dan juga ruam dibagian kulit.

Jika dilihat sekilas, dampak dari virus Zika, cenderung lebih mirip dengan penyakit dengue dan chikungunga, serta masa berlangsungnya bisa terjadi dalam beberapa hari bahkan satu minggu.

Nah, kondisi inilah yang pada umumnya akan membuat si penderita yang terinfeksi virus Zika mengalami kondisi yang cukup mengkhawatirkan.

Betapa tidak, beberapa dampak atau resiko yang dirasakan seperti halnya demam, nyeri sendi dan resiko lain, akan tentu saja membuat si penderita tidak mampu menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

Terutama, bila terjadi pada anak-anak, kondisi seperti ini tentu saja akan membuat setiap orangtua merasa khawatir dan terus-terusan dihantui dengan perasaan yang tidak tenang akan kesehatan si buah hatinya.

Nyamuk penyebar virus zika
Nyamuk penyebar virus zika ()

Penyebaran Virus Zika

Virus Zika awalnya diketahui pada tahun 1947, untuk pertama kali virus jenis ini ditemukan pada seekor monyet rhesus di hutan Zika.

Virus ini kemudian ditemukan kembali pada nyamuk spesies Aedes Africanus di tempat yang sama yakni di hutan Zika pada tahun 1948.

Sementara pada manusia, virus ini diketahui menjangkiti seorang warga di daratan Nigeria pada tahun 1954.

Virus jenis ini, kemudian menjadi penyakit endemis dan mulai menyebar ke luar Afrika dan Asia pada tahun 2007 kemarin di wilayah Pasifik Selatan.

Halaman
1234
Editor: ewis herwis
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help