Pemilihan Walikota Pagaralam

Ini Cara Polres Pagaralam Antisipasi Isu Provokatif, SARA dan Hoax

Kapolres bersama anggota melakukan giat Jumat sehat dengan bersepeda di sejumlah daerah di Pagaralam.

Ini Cara Polres Pagaralam Antisipasi Isu Provokatif, SARA dan Hoax
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk SH saat melakukan kegiatan Bakti Sosial sembari mensosialisasikan Pilkada Damai dan Masyarakat anti HAOX, Jumat (13/4/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Untuk menciptakan Pemilihan Walikota Pagaralam yang berjalan aman dan kondusif, Polres Pagaralam terus gencar melakukan kampanye anti isu provokatif yaitu isu SARA dan Hoax.

Berbagai cara dilakukan Polres Pagaralam agar masyarakat Pagaralam tidak terpancing berbagai isu yang dapat menjadi penyebab kericuhan dalam proses pemilihan walikota nanti.

Seperti yang dilakukan Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono SIk MH bersama jajaran, Jumat (13/4/2018).

Baca: Ini Sosok Istri Abdel yang Jarang Terlihat Kamera, Penampilannya Simple tapi Modis

Kapolres bersama anggota melakukan giat Jumat sehat dengan bersepeda di sejumlah daerah di Pagaralam.

Pantauan Sripoku.com, bukan saja melakukan olahraga bersepeda, namun Kapolres juga menggelar bakti sosial dengan membagikan bingkisan.

Sembari membagikan bingkisan Kapolres juga mengkampanyekan kepada masyarakat tentang anti isu SARA dan Hoax.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono mengatakan, kegiatan bakti sosial ini dilakukan sekaligus mengkampanyekan masyarakat anti isu SARA, berita Hoax serta ujaran kebencian.

Baca: Sebelum Mati Tertembak, Hengki Pembunuh Driver Online Sempat Update Medsos & Tantang Polisi

"Kegiatan ini kita lakukan dalam rangka mengkampanyekan masyarakat anti Hoax dan Isu SARA."

"Diharapkan kegiatan ini akan membawa Pilwako Pagaralam yang damai dan kondusif," ujar Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono.

Kapolres Pagaralam, AKBP Dwi Hartono menjelaskan, bahwa kampanye anti hoax dan isu SARA ini harus terus dilakukan agar masyarakat tidak muda terpancing jika ada informasi yang belum tentu ada kebenarannya.

"Jika terus kita kampanyekan diharapkan masyarakat akan lebih bijak dalam menanggapi semua informasi tentang Pilkada ini. Dan masyarakat tidak akan muda terpancing," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved