SriwijayaPost/

Masyarakat Ujanmas Lama Tagih Jembatan Permanen, Begini Tanggapan Pemkab Muaraenim

Masyarakat Ujanmas Lama Kabupaten Muaraenim mempertanyakan kapan rencana pembangunan Jembatan Permanenan menggantikan

Masyarakat Ujanmas Lama Tagih Jembatan Permanen, Begini Tanggapan Pemkab Muaraenim
SRIPOKU.COM/ARDANI ZUHRI
Sekda Muaraenim Hasanudin pimpin Rapat Koordinasi Dinas Instansi Pemkab Muaraenim Dapil I di Kantor Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim, Kamis (12/4/2018). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri 

SRIPOKU.COM, MUARAENIM --- Masyarakat Ujanmas Lama Kabupaten Muaraenim mempertanyakan kapan rencana pembangunan Jembatan Permanenan menggantikan jembatan gantung.

Pasalnya jembatan gantung tersebut sudah tidak mampu mengatasi volume angkutan barang dan jasa yang melintasi jembatan tersebut, Kamis (12/4/2018).

Menurut anggota BPD Ujanmas Lama, Saiffudin dalam acara Rapat Koordinasi Dinas Instansi Pemkab Muaraenim Dapil I, mengharapkan agar pemerintah dapat segera membangun jembatan permanen di desa Ujanmas Lama, Kecamatan Ujan Mas, karena jembatan gantung yang ada masih belum bisa mengatasi permasalahan akses menuju seberang sungai Lematang.

Baca: Sekda Nasrun Umar Targetkan Sentra Kuliner Ikan Dorong Kemajuan Pelaku UMKM

Oleh karena itu, Jembatan permanen tersebut sangatlah dibutuhkan masyarakat karena jembatan gantung yang ada sudah tidak dapat lagi mengatasi volume kendaraan bermotor menuju seberang sungai Lematang dan kendaraan roda empat juga tidak bisa lewat melalui jembatan gantung tersebut.

"Di seberang sungai tersebut sudah dusun dari dua desa yang ada di kecamatan Ujanmas," terangnya.

Baca: Sudah Kehilangan Motor, Kepala Warga PALI Ini Bocor Dipukul Perampok dengan Senpira

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUPM) Muaraenim, A Yani mengatakan, untuk pembangunan jembatan permanen didesa Ujanmas Lama, sudah direncanakan beberapa tahun lalu namun sampai saat ini masih terdapat kendala yakni akan memakan biaya yang cukup besar.

Namun di tahun 2018, ini Pemkab Muaraenim sudah menganggarkan jalan menuju ke jembatan tersebut.

Baca: Tahanan Narkoba Ini Menikah di Mapolda Sumsel, Begini Raut Wajah Kedua Mempelai

"Dananya cukup besar, untuk pondasi saja bisa menelan Rp 15 miliar. Jadi harus menggunakan dana APBN, akan tetapi APBN juga masih mengalami kendala sampai saat ini masih mengalami defisit anggaran," jelasnya.

Dan untuk mengatasi permasalahan tersebut, lanjut A Yani, pada tahun 2018 ini, kecamatan Ujanmas mendapatkan jembatan gantung baru dan jalan, yang mana nantinya diharapkan dapat mengurai volume kendaraan dan menopang perekonomian masyarakat selama persiapan pembuatan jembatan Permanen tersebut. (*)

Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help