Dua Hari Dua Malam di Air, Korban Jatuh dari Jembatan Sungai Selangis Pagaralam Ditemukan Selamat
apri (30) Warga Talang Bandung Kabupaten Lahat yang pada Rabu (4/4/2018) lalu terjatuh ke Sungai Selangis Kecil Kota Pagaralam
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Reigan Riangga
Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sapri (30) Warga Talang Bandung Kabupaten Lahat yang pada Rabu (4/4/2018) lalu terjatuh ke Sungai Selangis Kecil Kota Pagaralam bersama satu orang rekannya Sutris (50) akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat.
Korban Sapri ditemukan warga di Pematang Ubagh daerah Talang Lintang Kabupaten Lahat.
Korban ditemukan oleh warga yang hendak pergi kondangan pada Minggu (8/4/2018) sekitar pukul 07.30 WIB.
Namum sebelum ditemukan korban sempat dinyatakan hilang dan diduga sudah meninggal oleh tim evakuasi.
Baca: Terbuai Iming-iming Bakal Dinikahi, Wanita Ini Hamil Hingga Melahirkan Bayi Perempuan
Pasalnya setelah terjatuh di Sungai Selangis Kecil teman korban yang ikut terjatuh yaitu Sutris sudah ditemukan dalam keadaan meninggal satu hari setelah kejadian.
Bahkan tim evakuasi sudah melakukan pencarian selama empat hari. Namun korban tidak juga ditemukan.
Tidak hanya itu tim bahkan sudah mengarungi aliran sungai sampai ke Sungai Selangis Kecamatan Gumay Ulu Kabupaten Lahat. Namun korban tak juga ditemukan.
Baca: Diterpa Angin Kencang, Papan Reklame di Indralaya Nyaris Timpa Warung Makan
Meskipun sudah diduga meninggal namun, korban ditemukan selamat. Berdasarkan cerita korban, sebelum ditemukan warga korban sempat terbawa arus sungai selama dua hari dua malam.
"Saya terbawa arus sungai selama dua hari dua malam pak. Saat hanyut terbawa arus itu saya dalam kondisi setengah sadar. Bahkan saya sempat melihat ada warga yang sedang memancing.
Namun saya tidak bisa memanggil," ujar Sapri (30) saat ditanya Sripoku.com, Minggu (8/4/2018).
Sapri baru bisa mendarat pada hari Jumat, itupun dipaksakannya meskipun dalam kondisi seluruh badan sakit.
Meskipun sudah bisa menepi kedaratan, Sapri masih tidak bisa mencari pertolongan, pasalnya korban tidak bisa berjalan.