Pemkab Muba Terus Sosialisasikan Bencana Karhutla

Sosialiasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digalakkan Pemkab Muba, hal tersebut bencana karhutla bisa datang kapan saja.

Pemkab Muba Terus Sosialisasikan Bencana Karhutla
BNPB ER-MHV PRATAMA
Ilustrasi karhutla 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU--Walaupun saat ini musim hujan melanda sebagian besar wilayah Provinsi Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Sosialiasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus digalakkan Pemkab Muba,  hal tersebut bencana karhutla bisa datang kapan saja.

"Komitmen kita agar bencana karhutlah tidak terulang kembali seperti tahun 2015 lalu. Banyak langkah dan kerjasama yang kita lakukan untuk mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Muba, dimana banyak event-event yang bakal digelar 2018 ini,"kata Sekretaris Daerah (Sekda) Muba, Apriyadi, Rabu (4/4/18).

Lanjutnya, pihaknya sudah melakukan pemetaan lokasi atau daerah yang rawan dan sangat rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, salah satunya di Kecamatan Bayung Lencir, lantaran di daerah tersebut banyak terdapat lahan gambut yang mudah terbakar.

“Posko induk dan delapan posko pembantu sudah ada dan telah ditempatkan personel-personel gabungan. Jika terjadi kebakaran hutan dan lahan, atas kesepakatan bersama, kita punya target paling lama personel sampai di lokasi kebakaran yakni satu jam untuk melakukan pemadaman,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya memanfaatkan dana desa untuk mengapokasi masyarakat, agar lebih mengerti dan peduli terhadap lingkungan, sehingga tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, terutama saat hendak membuka lahan pertanian. "Masyarakat harus mengerti bencana karhutla ini, karena dampak yang disebabkan sangat berbahaya,"jelasnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba, Haryadi Karim, menambahkan, pihaknya selalu siap siaga, dalam pencegahan maupun penanggulangan bencana, baik itu bencana kebakaran hutan dan lahan, hingga bencana banjir dan tanah longsor di Bumi Serasan Sekate.

"Kita selalu mensiagakan personel kita dalam menghadapi setiap bencana yang ada. Selain itu dalam pencegahan karhutla ini, kita terus melakukan imbauan dan sosialisasi bersama pihak-pihak terkait mengenai bahayanya karhutla,"ungkapnya. (cr13)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help