Buka Sarasehan ICMI Orwil Sumsel, Alex Noerdin Ingatkan Soal Rekam Jejak Calon Pemimpin

Kalau kualitasnya jelek itu bukan yang kita cari. Yang pertama harus dilihat adalah rekam jejaknya dulu.

Buka Sarasehan ICMI Orwil Sumsel, Alex Noerdin Ingatkan Soal Rekam Jejak Calon Pemimpin
Dok Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018). 

PALEMBANG - Di sela jadwalnya yang padat, Gubernur Sumsel Alex Noerdin masih menyempatkan diri menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018).

Dalam kesempatan tersebut, Alex Noerdin berpesan kepada peserta Sarasehan bahwa untuk mencari pemimpin yang berkualitas membawa Sumsel lebih baik ke depan, syarat utamanya adalah calon haruslah memiliki rekam jejak yang bagus.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018).
Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018). (Dok Pemprov Sumsel)

"Kalau kualitasnya jelek itu bukan yang kita cari. Yang pertama harus dilihat adalah rekam jejaknya dulu. Jadi bukan hanya yang bisa janji-janji saja," jelas Alex Noerdin.

Selain rekam jejak, yang tak kalah penting lagi adalah prestasi apa saja yang berhasil ditorehkan oleh calon pemimpin itu sendiri.

Kemudian latar belakang pendidikannya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018).
Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018). (Dok Pemprov Sumsel)

Hal itu mutlak, karena dengan latar belakang pendidikan yang mumpunilah seorang pemimpin bisa membawa sebuah daerah menjadi maju dan berkembang.

"Bagaimana bisa pemimpin mau meningkatkan SDM nya kalau latar belakang pendidikan tidak mendukung," ujar Alex Noerdin.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018).
Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018). (Dok Pemprov Sumsel)

Di antara syarat di atas, hal lain yang perlu menjadi bahan pertimbangan adalah kemampuan calon membuka jaringan internasional.

Sehingga kemajuan daerah bisa ikut sejajar dengan daerah lain di negara yang sudah lebih dulu maju dan berkembang.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018).
Gubernur Sumsel Alex Noerdin menghadiri sekaligus membuka Sarasehan Mencari Sosok Pemimpin Sumsel yang Berkualitas gelaran Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sumsel, di Hotel Grand Inna, Kamis (5/4/2018). (Dok Pemprov Sumsel)

"Untuk membuka jaringan internasional ini tentu harus bisa bahasa asing. Kemampuan ini sudah tak bisa ditawar lagi zaman sekarang kalau kita mau bersaing," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help