Rakor Optimalisasi SDA, Sekda: Ini Moment Tepat Ajak Badan Usaha Peduli Pembangunan Daerah

Guna menggali potensi kehilangan penerimaan daerah dari berbagai sektor di Provinsi Sumsel, KPK RI menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi

Rakor Optimalisasi SDA, Sekda: Ini Moment Tepat Ajak Badan Usaha Peduli Pembangunan Daerah
HUMAS PEMPROV SUMSEL
Sekda Provinsi Sumsel, H Nasrun Umar saat membuka Rakor bersama KPK. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Guna menggali potensi kehilangan penerimaan daerah dari berbagai sektor di Provinsi Sumsel, KPK RI menggelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Daerah di Auditorium Bina Praja, Selasa (3/4). Rakor yang dibuka Sekda Sumsel Nasrun Umar ini merupakan lanjutan Rakor Pembahasan Rencana Aksi Sektor Sumber Daya Alam yang digelar KPK RI, sejak Senin (2/4) kemarin.

Dikatakan Nasrun, kegiatan ini mestinya menjadi momentum perbaikan, pengembangan dan pembangunan instrumen yang dibutuhkan untuk penyempurnaan tata laksana sistem pemungutan dan pengelolaan terhadap semua penerimaan daerah.

"Dengan rakor ini permasalahan lintas sektoral dapat diminimalisir dan yang lebih penting adalah minimnya koordinasi dapat lebih ditingkatkan," jelasnya.

Menurut Sekda selama ini masih banyak potrnsi yabg tidak tergali atau kehilangan penerimaan daerah dari berbagai sektor yang disebabkan belum terintegrasinya data dan informasi antar lembaga atau instansi. Selain itu belum juga maksimalnya pengawasan dalam pemungutan dan penerimaan daerah mauoun penagihan piutang.

Sekda Sumsel, Nasrun Umar pada sosialisasi bersama KPK.
Sekda Sumsel, Nasrun Umar pada sosialisasi bersama KPK. (HUMAS PEMPROV SUMSEL)

"Selain itu belum maksimalnya peraturan yang ada untuk memastikan wajib pajak memenuhi kewajibannya," terang Nasrun.

Baca: Awas! Salah Konsumsi Jamur Beracun atau Tidak, Efeknya Sama Seperti Sianida

Atas dasar permasalahan itu pula pemerintah daerah perlu membuat sistem pemungutan dan pengelolaan daerah, sehingga memaksimalkan penerimaan dan pengawasan. hal ini penting untuk mengingatkan bahwa peranan pajak sebsgai sumber utama pembiayaan daerah dalam APBD, semakin besar dari tahun ke tahun.

Lebih jauh dikatakan Nasrun, pajak memiliki peran penting untuk membangun daerah dan mendukung jalannya pemerintahan. Selain itu pajak juga digunakan sebagai instrumen untuk menstimulasi perekonomian yang berujung pada kesejahteraan rakyat.

"Melalui kesempatan ini saya mengajak semua elemen terkait agar dapat mensinergikan program optimalisasi penerimaan daerah, khususnya pajak," jelasnya.

Kegiatan ini juga diharaokan tidak saja dapa mengetahui permasalahan-permasalahan yang ada tapi juga mencarikan solusinya agat mampu mendorong peningkatan realisasi penerimaan daerah.

Halaman
12
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help