Kondisi Ekonomi

Kondisi Ekonomi Akibat Ulah Elit Indonesia

Kondisi terkini Indonesia terkait ekonomi yang semakin tidak berpihak kepada rakyat mendapat perhatian dan kritikan tajam Prabowo Subianto.

Kondisi Ekonomi Akibat Ulah Elit Indonesia
kompas.com
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pidato politiknya di hadapan kader dan simpatisan pada acara Prabowo Menyapa Warga Jawa Barat di Depok, Jawa Barat, Minggu (1/4). 

SRIPOKU.COM, JAKARTA, ---Kondisi terkini Indonesia  terkait keberpihakan ekonomi yang semakin tidak berpihak  kepada rakyat  mendapat perhatian  dan kritikan tajam Prabowo Subianto,  Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Kritikan  tajam Prabowo tersebut  terungkap dalam pidatonya di acara kampanye calon gu­bernur-wakil gubernur Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Depok, Minggu (1/4/2018).

Menurut dia, akibat ulah para elite di Indonesia, kini perekonomian tak berpihak kepada rakyat kecil.

Sebab, dia menilai, para elitelah yang ada di dalam lingkaran pengambilan kebijakan di Indonesia.  

Hal terlihat  mulai dari elite di pemerintahan, partai politik, hingga para pengusaha dan cendekiawan yang seharunya turut bertanggung jawab atas terbangunnya sistem perekonomian neoliberal di Indonesia.

"Terutama elite, kita terus terang saja minta ampun, deh. Gue sudah kapok sama elite Indonesia," kata tegas Prabowo

Ia menyadari, dirinya bagian dari elite lantaran ia adalah pemimpin partai politik.

Dulu, ia pun menyadari merupakan bagian dari elite TNI karena pernah menjabat Panglima Komando Strategis Angkatan Darat.

Namun, ia mengaku sudah bertobat dan tak lagi memercayai sistem ekonomi liberal.

Karena itu, Prabowo menyatakan, dirinya hadir sebagai elite politik yang memerangi sistem ekonomi liberal.

"Kalau ditanya, 'Yang Bapak maksud elite siapa, Bapak (saya) elite bukan?' Iya, saya elite, tetapi saya elite yang sudah tobat," kata Prabowo lagi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prabowo: Gue Sudah Kapok Sama Elite Indonesia..."

Penulis: Salman Rasyidin
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved