Merasa Ditipu Oknum Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Yusparman Lapor Polisi

Tak terima menjadi korban penipuan dan pengelapan dana yang diduga dilakukan seorang oknum anggota DPRD Provinsi Sumsel,

Merasa Ditipu Oknum Anggota DPRD Provinsi Sumsel, Yusparman Lapor Polisi
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Yusparman (47), korban penipuan dan pengelapan ketika melapor ke Polresta Palembang, Kamis (29/3/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Tak terima lantaran sudah menjadi korban penipuan dan pengelapan dana yang diduga dilakukan seorang oknum anggota DPRD Provinsi Sumsel, berinisial KM (45), membuat Yusparman (47), warga Jalan Lingkar Istana Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan IB I Palembang, melaporkannya ke Polresta Palembang, Kamis (29/3/2018).

Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Yusparman menuturkan, kejadian yang dialami terjadi pada 1 September 2012 lalu.
Berawal terlapor mengajak korban untuk investasi karet.

Lalu saat itu korban berminat untuk ikut investasi lahan kebun karet yang terletak di Kabupaten Muara Enim, dan perjanjian-perjanjian yang sudah ditetapkan.

"Memang kejadian sudah lama, namun setelah ditunggu-tunggu uang saya tidak dikembalikannya," ungkap korban kepada petugas.

Baca: Begini Aksi Para Model di Peragaan Busana Hari Pertama Palembang Fashion Week 2018

Lalu, setelah adanya sepakatan, korban pun menyetorkan uang Rp 201 juta ke rekening terlapor dengan perjanjian bahwa dana tersebut akan digunakan untuk biaya pengelohan lahan yang dimaksud.

"Saya sudah saya setorkan dananya pak, pada saat itu di Bank Mandiri tepatnya dekat RS Dr
Mohamad Hosein Palembang," katanya.

Namun, lantaran lahan yang dimaksud tidak sesuai telaknya dengan perjanjian awal, maka korban memutuskan rencana investasi tersebut (membatalkan-red) dengan catatan uang korban dikembalikan.

Baca: Mahasiswi Ini Melahirkan Bayi di Pinggir Jalan Dekat Kampus Unsri Indralaya. Lalu Bayinya Dibuang

"Lantaran uang saya tak kunjung dikembalikan, nah karena inilah saya laporkan karena saya berharap uang saya bisa kembali, terpaksa saya melapor," ungkapnya berharap terlapor bisa ditangkap.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kasubag Humas, Iptu Samsul membenarkan laporan korban sudah diterima pihaknya.

"Laporan sudah kita terima dan akan kita tindaklanjuti. Namun sebelumnya akan kita kumpul dulu bukti bukri yang ada, untuk penyelidikan lebih lanjut," kata Samsul singkat. (*)

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help