Terungkap Setelah Dijemput Paksa dr Dora Sempat Menangis dan Meronta di Bandara

dr Dora berhasil dilakukan penjemputan paksa pada Rabu (21/3/2018) di salah satu pusat perbelanjaan di Tangerang.

Terungkap Setelah Dijemput Paksa  dr Dora Sempat Menangis dan Meronta di Bandara
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH
Plt Direktur RSUD OKU TimurDora Djunita Pohan saat tiba di Kejati Sumsel, Kamis (22/3/2018) 

Laporan Wartawan Sripoku.com Yandi Triansyah 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel berhasil menjemput paksa tersangka kasus korupsi Penyalahgunaan anggaran di RSUD OKU Timur Tahun 2014-2015 dr Dora Djunita Pohan.

dr Dora berhasil dilakukan penjemputan paksa pada Rabu (21/3/2018) di salah satu pusat perbelanjaan di Tangerang.

Setelah berhasil menemukan dr Dora tim berencana langsung membawa yang bersangkutan ke Palembang.

Namun karena dr Dora tidak kooperatif serta sempat merontah akhirnya rencana itu urung dilakukan.

Akhirnya Mantan Plt RSUD OKU Timur itu, sempat diinapkan di Kejati di Tangerang.

"Saat akan boording, saksi pada saat itu, menangis tak mau masuk pesawat dan merontah, karena alasan itu yang bersangkutan sempat kami batalkan untuk di bawa ke Palembang, "kata Wakajati Sumsel Heri Setiyono, Jumat (23/3/2018) dinihari saat melakukan konferensi pers di Kantor Kejati Sumsel Jalan Gubernur H Bastari Jakabaring Palembang.

Heri mengatakan, dr Dora sempat dilberikan pengertian oleh pihaknya. Supaya bisa dimintai keterangan dan menjelaskan kejadian yang sebenarnya.

"Beberapa kali petugas membujuk, memberikan pengertian akhirnya dr Dora mau diajak ke Palembang, "katanya.

Begitu tiba di Palembang, Kamis (22/3/2018) sore, mantan Plt RSUD OKU Timur ini dilakukan pemeriksaan.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved