SriwijayaPost/

Ini Kebudayaan Suku Maori yang Dikunjungi Presiden Joko Widodo di Selandia Baru

Presiden Jokowi merasakan langsung keunikan budaya suku Maori, salah satunya saat mengikuti upacara penyambutan.

Ini Kebudayaan Suku Maori yang Dikunjungi Presiden Joko Widodo di Selandia Baru
https://travel.kompas.com/
WELLINGTON, NEW ZEALAND - MARCH 19: President of Indonesia, Joko Widodo, is greeted with a hongi by Kaumatua, Professor Piri Sciascia, during a Ceremony of Welcome at Government House on March 19, 2018 in Wellington, New Zealand. President Widodos two-day visit is part of a series of engagements celebrating the 60th anniversary of diplomatic relations between New Zealand and Indonesia. (Photo by Hagen Hopkins/Getty Images) (Hagen Hopkins) 

SRIPOKU.COM , JAKARTA - Senin (19/3/2018), Presiden Joko Widodo mengunjungi Selandia Baru dalam tugas kenegaraannya. Di sana Jokowi sempat berinteraksi dengan suku asli Selandia Baru, suku Maori.

Berita Lainnya:  Tak Hanya Menyapa dengan Salaman, Ini 7 Sapaan Unik dari Berbagai Negara. No 5 Jangan Emosi

Presiden Joko Widodo merasakan langsung keunikan budaya suku Maori, salah satunya saat mengikuti upacara penyambutan. Presiden Jokowi bertukar salam hongi dengan para tetua Maori.

Anda pun dapat merasakan beragam keunikan budaya suku Maori saat berkunjung ke Selandia Baru. Berikut beragam keunikan cara hidup suku Maori, dikutip dari siaran tertulis Tourism New Zeland, Selasa (21/3/2018).

Musik, tari, dan seni

Tarian haka, yang merupakan tarian perang suku Maori, Selandia Baru, bertujuan menggetarkan nyali lawan.
Tarian haka, yang merupakan tarian perang suku Maori, Selandia Baru, bertujuan menggetarkan nyali lawan. (Tourism Authority New Zeland )

Salah satu budaya Maori yang paling terkenal ialah haka, yang merupakan tarian perang, bertujuan menggetarkan nyali lawan. Tarian ini kian dipopulerkan oleh All Blacks, tim rugbi New Zealand, sebelum pertandingan.

"Haka menampilkan wajah garang yang datang dari rasa bangga, sebagai simbol kekuatan dan persatuan suku. Menyaksikan langsung haka akan membuat bulu kuduk merinding," tertulis dalam siaran pers tersebut.

Suku Maori juga mewariskan keterampilan mengukir dan menenun yang berasal dari gaya hidup tradisionalnya. Untuk mengabadikan sejarah dan whakapapa (silsilah keluarga), suku Maori menceritakannya melalui whakairo (ukiran) di marae (tempat pertemuan Maori).

Penyambutan dengan powhiri

Orang Maori di Temaki Village, Rotorua, Selandia Baru. (Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F. )

Powhiri  merupakan sambutan resmi dan tampilan keramahan dari suku Maori. biasanya dimulai dengan wero (tantangan) di luar marae. Seorang pejuang dari tangata whenua (tuan rumah) akan menantang manuhiri (tamu), untuk melihat apakah mereka teman atau musuh.

"Dia mungkin membawa taiaha (senjata yang menyerupai tombak), dan akan meletakkan rautapu (tanda) - seringkali berupa cabang kecil – untuk diambil para pengunjung sebagai simbol bahwa mereka datang dengan damai," tertulis dalam siaran pers tersebut.

Penulis: Muhammad Irzal Adiakurnia

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://travel.kompas.com/ dengan Judul:
Ini Kebudayaan Suku Maori yang Dikunjungi Jokowi di Selandia Baru

Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help