Mulai Banyak Peminat, Kini Cemilan Khas Ogan Miliki Pangsa Pasar Hingga Nusantara

Kuliner Ogan khususnya yang berasal dari Ayakh Ugan (Perairan Sungai Ogan) ternyata sangat diminati pendatang yang berkunjung ke Kabupaten

Mulai Banyak Peminat, Kini Cemilan Khas Ogan Miliki Pangsa Pasar Hingga Nusantara
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Pemilik Usaha Makanan Hang Ugan Angga Wibowo SMB MSi bersama sampel cemilan khas Ogan yang sudah menembus beberapa kota ditanah air. 

Laporan wartawan Sripoku.com Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA - Kuliner Ogan khususnya yang berasal dari Ayakh Ugan (Perairan Sungai Ogan) ternyata sangat diminati pendatang yang berkunjung ke Kabupaten Ogan Komeirng Ulu.

Seperti yang diutarakan pemilik Usaha Makanan Hang Ugan Angga Wibowo SMB MSi, Sabtu (17/3/2018).

saat ini cemilan khas Ogan sudah memiliki pangsa pasar hingga ke beberapa propinsi ditanah air, seperti di Lampung, Bandung, Medan, Jakarta dan beberapa kota besar lainnya yang ada di nusantara ini.

Cemilan khas Ogan yang sudah cukup populer antara lain, kerupuk ikan Siumbut (ikan yang hidup diperairan Ogan), kemplang dan Kerupuk kepala ikan gabus seharga Rp 80 ribu.

Baca: Alirkan Berkah, Bank Syariah Mandiri Baturaja Beri Bantuan 30 juta untuk Renovasi Masjid Al Khoirot

Bekasam (ikan yang sudah dipermentasikan) ukurann 250 gr harnya Rp 30.000, adapula Keripik kulit ikan belida.

Dendeng ikan seluang, sumuanya dari Sungai Ogan. 

Baca: Warga Kelurahan Kemaralarja Kecamatan Baturaja Timur Dilarang Buang Sampah di Sungai Ogan

“Kita memang sengaja memberi label Ayakh Ugan pada setiap kemasas karena kita ingin nama Ogan Komering Ulu muncul,” terang pebisnis muda yang juga dosen Universitas Baturaja ini.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved