Tagih Uang Arisan, Berujung Dijambak dan Ditampar

Diminta ibunya menagih uang arisan, remaja ini mendapatkan penganiayaan.

Tagih Uang Arisan, Berujung Dijambak dan Ditampar
SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Didampingi ibunya, Ad (15), melapor ke Polresta Palembang, karena telah menjadi korban penganiayan, Rabu (14/3). 

Laporan Wartwan SRIPOKU.COM, Andi Wijaya

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Lantaran tidak senang saat ditagih uang arisan, Ad (15) dianiaya.

Tidak terima atas perlakuan itu, ibu korban, Susanti (34), warga jalan Abikusno Cs, Kecamatan Kertapati, Rabu (14/3) siang, melaporkan kejadian yang dialaminya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polresta Palembang.

Bersama anaknya, kepada petugas piket pengaduan, Susanti menuturkan yang dialami anaknya terjadi pada Selasa (13/3), sekitar pukul 21.00, di Lorong Suhada RT 01/01 Kecamatan SU I Palembang.

Dimana saat itu Ad (korban-red), mendatangi rumah terlapor Elak (40), untuk menagih uang arisan kepada anaknya yang merupakan teman satu sekolah korban.

Baca:

Gentar Dengan Skuad Sriwijaya FC David Laly Waspadai 3 Pemain Ini

Didatangi Pasangan Cahaya, Ini yang Akan Dilakukan Warga Mulak Ulu Lahat Untuk Memenangkannya

"Ketika rumahnya didatangi, anak saya bilang terlapor tidak senang pak, sudah ditagih uang arisan pada malam hari. Jadi anak saya ini dimarah-marahi oleh Elak (terlapor-red)," katanya.

Tak hanya itu saja, anaknya pun menjadi korban penganiayaan.

Halaman
12
Penulis: Andi Wijaya
Editor: Pitria Tiningsih
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved