Merasa Tak Dikonfirmasi, Anggota DPRD PALI Ancam Laporkan Wartawan ke Polisi

Seperti tidak terima karena diberitakan secara sepihak, Aka Cholik Darlin Anggota DPRD PALI menduga media

Merasa Tak Dikonfirmasi, Anggota DPRD PALI Ancam Laporkan Wartawan ke Polisi
tribunsumsel/ari wibowo
percakapan wartawan dengan anggota DPRD PALI, Aka Cholik. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ariwibowo

SRIPOKU.COM, PALI - Seperti tidak terima karena diberitakan secara sepihak, Aka Cholik Darlin Anggota DPRD PALI menduga media yang telah memberitakannya tersebut dibayar.

Akibatnya, komentar dirinya tersebut langsung menuai protes keras beberapa rekan media. Salah satunya, Eko Jurianto, wartawan salah satu media online regional Sumatera Selatan.

Dari keterangan Eko, dirinya mengaku bahwa obrolan antara dirinya dengan Aka Cholik melalui akun sosial WA seolah menuding dirinya dan medianya telah dibayar. 

Percakapan
percakapan wartawan dengan anggota DPRD PALI, Aka Cholik.

"Salah satu komentarnya begini, 'mungkin medianya dibayar,' dengan tanda emoticon senyum lebar. Itu saya minta untuk dicabut omongannya, ehh malah bapak dewan terhormat itu (Aka Cholik, red) mengancam saya akan dilaporkan ke polisi. Karena saya tidak merasa bersalah, ya silahkan saja, di pesan WA Aka, akan membawa ranah hukum," kata Eko seraya menunjukkan bukti pesan WA yang diterimanya. Rabu(14/3/2018).

Baca: BERBAHAYA, Jika Makan Mie Dicampur Nasi Dapat Menimbulkan Berbagai Penyakit, Ini Penjelasannya

Dibilang tidak pernah konfirmasi dengan Aka Cholik, Eko mengaku bahwa dirinya sudah bersama rekan-rekan media menunggu di Kantor DPRD PALI sampai pukul 13.00 (13/3). Namun, yang bersangkutan belum juga datang.

"Kemudian, saya telepon di dua nomornya tidak ada yang aktif. Saya kirim pesan lewat WA juga kemarin juga tidak dibalas. Jadi siapa yang salah. Kalau memang tidak setuju dengan berita itu, silahkan gunakan hak jawab," kata Eko.

Baca: Perda ini Bikin Tugas RT/RW tambah Banyak

Sementara ketika Tribun hendak konfirmasi, menghubungi nomor Aka Cholik, sebanyak 4 kali, ke nomor 0822 82283xxx. Dua kali dihubungi nomor yang bersangkutan tidak aktif dan dua kali dihubungi aktif. Namun, tidak diangkat, selanjut di kirim melalui pesan Whatsapp tidak aktif.

Ketika dijumpai ke Sekretariat DPRD PALI di Jalan Pian Komplek Pendopo, yang bersangkutan belum juga berada di kantor.

Sebelumnya, sempat heboh di dunia politik kabupaten PALI kalender dan spanduk Aka Cholik Darlin, Anggota DPRD PALI dari PPP berdampingan dengan anggota DPR RI PKS Muhammad Iqbal Romzi dan gambar PKS dengan nomor urut 8 tersebar di Kecamatan Tanah Abang.

Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help