Angin Kencang Disertai Hujan Petir Diprediksi Terjadi Hingga Bulan Mei

Beberapa wilayah di Indonesia khususnya di Kota Palembang saat ini tengah memasuki musim penghujan.

Angin Kencang Disertai Hujan Petir Diprediksi Terjadi Hingga Bulan Mei
Tidak ada
Hujan yang mengguyur Kota Palembang. 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wahyu Kurniawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Beberapa wilayah di Indonesia khususnya di Kota Palembang saat ini tengah memasuki musim penghujan. Dimana, intesnsitas curah hujan pun bervariasi, mulai dari sedang dan lebat yang disertai angin kencang dan petir.

Terhitung sejak awal tahun 2018 ini hujan terus menguyuri kota Pempek, mulai dari Bulan Januari hingga Maret hujan terus turun dengan intensitas yang beragam.

Dalam beberapa hari ini terkahir Kota Palembang terus diguyur hujan serta angin, untuk itu masyarakat dihimbau agar berhati - hati dengan kondisi cuaca saat ini.

Sedangkan untuk wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) seperti di OKI, OKU, Empat Lawang, Lubuklinggau, Musi Rawas, Banyuasin dan Musi Banyuasin, curah hujan dengan durasi singkat pada waktu sore hingga malam hari dan disertai angin dan petir.

Informasi yang diperoleh dari Stasiun BMKG Sultan Mahmud Badarudin II, memberitahukan bahwa musim hujan sampai dengan bulan Mei 2018 dan memasuki bulan kelima akhir akan tiba musim kemarau.

Baca: Kisah Janda Leni Setiap Hari Bekerja di Got Mencari Keong Sawah

Untuk musim hujan sendiri dengan waktu yang sebentar dengan intensitas hujan tidak terlalu lebat disertai angin.

"Untuk Kota Palembang intensitas hujan ringan hingga lebat, jadi kita menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati apabila sedang keluar rumah," jelas Dara Staf data dan informasi BMKG saat dibincangi, Rabu (14/3).

Baca: Dapati Telinga Anaknya Memar & Nangis Ketakutan, Saat Ibunya Bacakan Buku Ini, Ternyata Sosok Itu

Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati karena sudah memasuki musim hujan, khusus untuk dimalam hari, himbauan ekstra untuk masyarakat karena angin disertai petir.

"Kepada masyarakat agar berhati-hati untuk keluar rumah karena angin kencang disertai petir, bahaya pohon tumbang bisa mengancam keselamatan," ujarnya.

Baca: Blusukan dan Berbincang Mendengar Keluhan Pedagang di Pasar Sako, Ini Janji MUSI

Fitri, seorang masyarakat mengatakan dengan intensitas hujan yang sekarang apalagi musim hujan baru berakhir pada bulan Mei akan lebih berhati-hati untuk keluar rumah apalagi mengendarai kendaraan bermotor.

"Selain sedia mantel hujan, saya juga memberitahu kepada keluarga dan kerabat untuk hati-hati kalau keluar rumah," jelasnya.

Penulis: Wahyu Kurniawan
Editor: Reigan Riangga
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help