Update SFC

Sriwijaya FC Masih Trauma dengan Kekalahan 4-1 dari Persib Bandung, Maka Undang Felcra FC

"Kita sudah mendapatkan suasana away melawan Bali United, Persib Bandung, Borneo FC, Arema FC dan tim-tim lainnya. Tetapi di home kita belum dapat,

Sriwijaya FC Masih Trauma dengan Kekalahan 4-1 dari Persib Bandung, Maka Undang Felcra FC
SRIPOKU.COM/RESHA
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan saat melatih timnya. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Sriwijaya FC masih trauma ketika dimusim lalu, kalah 1-4 dari Persib Bandung di Jakabaring. Maka itu, menghadapi musim 2018, Sriwijaya FC melakukan persiapan maksimal.

Pelatih Rahmad Darmawan sadar akan hal itu dan tidak ingin anak asuhnya mengulang kejadian serupa. Maka itu, dia kembali menggelar ujicoba, kali ini di Jakabaring menghadapi tim asal Malaysia Felcra FC, yang akan digelar di GSJ Jakabaring, Kamis, 15 Maret nanti.

Seperti kita ketahui, musim lalu rekor Sriwijaya FC sangat buruk ketika main di kandang. Dari 34 penampilan dan 17 pertandingan yang dilangsungkan di kandang, SFC mengalami tiga kekalahan tragis dan 6 hasil seri.

Paling tragis ketika merekan kalah dengan skor 1-4 dari Persib pada 4 September 2018.

Gol yang dilesakkan kala itu Ezechiel N'Douassel, Michael Essien, Febri Haryadi dan Billy Keraf. Gol-gol inilah yang membuat SFC masih trauma dan membuat RD berpikir, pemain perlu mendapatkan suasana bertanding di kandang.

Meski Laskar Wong Kito sudah menjalani pertandingan di sepanjang Piala Presiden dan Piala Gubernur Kaltim.

"Kita sudah mendapatkan suasana away melawan Bali United, Persib Bandung, Borneo FC, Arema FC dan tim-tim lainnya. Tetapi di home kita belum dapat, maka itu saya tegaskan bahwa dalam pertandingan ini kami harus menggelar dua ujicoba di kandang," ujar RD.

Tentang Felcra FC, RD mengatakan, meski tim ini berada di kasta kedua, namun dia tahu kekuatan Felcra, dimana anak asuhnya juga bermain di klub ini.

""Saya kenal beberapa pemain seperti Asrul dan Badrul Muris. Mereka cukup kuat, karena ada lima pemain asing, empat Brasil dan David Laly," ujarnya usai latihan rutin Senin (12/3). 

Dari segi kekuatan, RD mengatakan tim divisi super League dan divisi utama Malaysia sebenarnya tidak ada perbedaan yang terlalu timpang.

Sehingga, laga kali ini dianggapnya baik untuk menggembleng anak asuhnya dalam pertandingan nyata.

"Artinya ini ujicoba yang bagus, karena kita akan menghadapi tim yang mungkin berbeda cara mainnya, dan karakter bermainnya," ungkapnya.

Penulis: Hendra Kusuma
Editor: Hendra Kusuma
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help