Lihat Bapaknya Dalam Bahaya, Dedi Rebut Pisau Korban dan Menusuknya Berkali-kali

"Saya mendengar percekcokan dia (korban) dengan bapak saya dan mengacungkan senjata yang ia bawa kepada ayah saya," terangnya.

Lihat Bapaknya Dalam Bahaya, Dedi Rebut Pisau Korban dan Menusuknya Berkali-kali
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Tersangka Dedi (24) saat dijemput polisi di rumahnya dan sempat menyalami ayahnya sebelum dibawa ke Polres OKU Selatan, Selasa (13/3/2018). 

Laporan wartawan sriwijaya post, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM,MUARADUA - Mengaku kalap Dedi (24) Warga Dusun VI Desa Mehanggin habisi nyawa Dian (25) warga Desa Sawah Lebar Dusun I Kecamatan Muaradua yang hendak mencelakai ayahnya.

Diakui tersangka, pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam berjenis pisau yang dibawa korban, lantaran gelap mata melihat bapaknya hendak ditusuk korban.

"Saya mendengar percekcokan dia (korban) dengan bapak saya dan mengacungkan senjata yang ia bawa kepada ayah saya," terangnya.

Khawatir terjadi yang tidak diinginkan pada orang tuanya,  dia lalu mendekati Dian dan merebut senjata tajam milik korban,  pada Senin (13/3/2018) sekitar pukul 20.30 WIB.

Setelah menguasai korban, tersangka gelap mata dan menusuk korban beberapa kali.

"Saya lupa berapa kali saya menusuk korban, saya tidak ingat lagi,"katanya diwawancara Sripoku.com Selasa (13/3/2018).

Dalam keasaan terluka parah korban masih sempat melarikan diri kerumah Kepala Desa setempat, hingga terkapar dan meninggal dunia.

Kemudian tersangka sebelum menyerahkan diri sempat melarikan diri ke kebun miliknya di Desa setempat.

Ia mengaku sebelumnya memang memiliki masalah dengan korban, yang dipicu masalah wanita, yang digoda korban dengan meminta no telepon yang tidak lain adalah pacar tersangka, namun telah didamaikan Kepala Desa setempat.

Halaman
12
Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help