Jelang Asian Games Pemkab akan Tertibkan Gubuk Liar Sepanjang Jalur Inasgoc

Pemkot Palembang melalui Dinas Sosial dan Satpol PP akan melakukan penertiban bangunan yang dinilai mengganggu estetika.

Jelang Asian Games Pemkab akan Tertibkan Gubuk Liar Sepanjang Jalur Inasgoc
Dok Humas Pemkot Palembang
Pjs Walikota Palembang Akhmad Najib. 

Laporan wartawan sriwijaya post, Siti Olisa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Jelang Asian Games, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus mempercantik Kota Palembang.

Dalam waktu dekat, Pemkot Palembang melalui Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Kota Palembang akan melakukan penertiban bangunan yang dinilai menganggu estetika, seperti gubuk-gubuk liar yang berada di sepanjang jalan Inasgoc, mulai dari Bandara SMB II sampai ke Jalan  Gubernur HA Bastari Jakabaring.

Pjs Walikota Palembang, Akhmad Najib, Selasa (13/3) mengatakan, untuk mengimbangi pembangunan infrastruktur Palembang yang sudah bagus, diperlukan pemahaman masyarakat untuk menata lingkungannya, terutama yang berada di sepanjang jalan utama.

Najib mengatakan, penertiban bangunan liar ini juga bersamaan dengan penertiban bangunan yang menghalagi untuk pembangunan jalan di bawah flyover simpang bandara.

"Khusus bangunan untuk pelebaran jalan ini, kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sudah bertemu dengan masyarakat," ujarnya.

Sedangkan untuk penertiban bangunan liar di Jakabaring, akan melibatkan Dinas Sosial Kota Palembang dan SatpolPP Kota Palembang.

"Ini dilakukan untuk memberikan kesan yang baik kepada tamu-tamu Asian Games, dengan penataan kota yang rapi dan tidak menganggu estetika," ujarnya.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kota Palembang, Harobin Mastofa, mengatakan, ada sembilan persil lahan yang akan dibebaskan untuk pelebaran jalan kebutuhan flyover simpang bandara.

"Setelah pemantauan langsung ke lapangan, ada sembilan persil bangunan yang akan dibebaskan, dan yang punya sudah bersedia," ujarnya.

Harobin mengatakan, penganggantian bangunan akan langsung dilakukan dengan menggunakan dana APBD Kota Palembang dan dibantu oleh Balai Jalan Nasional Wilayah V Sumatera Selatan.

"Sedangkan untuk penggantian tanahnnya akan dilakukan menggunakan dana APBD perubahan nanti, tidak bisa dipaksakan, karena kita akan kena," ujarnya.

Harobin mengatakan, saat ini pihaknya sedang menghitung harga ganti rugi yang pas dengan melibatkan KJPP.

"Kami minta dalam. Seminggu ini, KJPP sudah harus menyelesaikan penghitungannya agar segera bisa dibebaskan, pokoknya semuannya harus selesai sebelum Asian Games," ujarnya.

Penulis: Siti Olisa
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help