Ini Prioritas Pembangunan yang Akan Dilakukan DPRD Provinsi Sumsel di tahun 2019

Kepala Bappeda Provinsi Sumsel, Ekowati Retna Ningsih menjelaskan tentang arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumsel tahun 2019

Laporan wartawan sriwijaya Post, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Kepala Bappeda Provinsi Sumsel, Ekowati Retna Ningsih menjelaskan tentang arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumsel tahun 2019 meliputi empat prioritas.

Menurutnya beberapa arah kebijakan tersebut berkaitan dengan, Pertama, pembangunan manusia berkwalitas.
Diuraikan menjadi empat program prioritas yakni ; perceptan pengurangan kemiskinan, peningkatan pelayanan kesehatan berkwalitas dan Gizi masyarakat, pemerataan layanan pendidikan berkwalitas, dan peningkatan akses masyarakat terhadap perumahan dan pemukiman layak.

Kedua, pengurangan kesenjangan wilayah.
Diuraikan menjadi tiga program prioritas yakni; Peningkatan konektivitas dan TIK, percepatan pembangunan daerah tertinggal dan Desa, dan penanggulangan bencana.

Ketiga, peningkatan nilai tambah ekonomi berbasis Green Growth. Diuraikan menjadi lima program prioritas yakni; Peningkatan nilai tambah dan produktifitas SDA berbasis inovasi daerah, percepatan peningkatan eksport dan nilai tambah industri pengolahan, peningkatan nilai tambah jasa produksi, percepatan peningkatan keahlian tenaga kerja, dan peningkatan daya dukung SDA dan daya tampung lingkungan.

Keempat, stabilitas keamanan dan pemantapan reformasi birokrasi. Diuraikan menjadi tiga program prioritas yakni; Kamtibmas, reformasi birokrasi dan peningkatan tata kelola layanan dasar.

"Untuk sinergitas ini, sampai dengan 1 April diharapkan pokok-pokok pikiran DPRD sudah masuk. Kemudian, pokok-pokok pikiran diselaraskan dengan sasaran pembangunan yang artinya tidak diluar sasaran pembangunan serta disesuaikan dengan keadaan anggaran," jelasnya, Selasa (13/3/2018). 

Baca: Pembunuh Ibu Tiga Anak di Lubuklinggau Ditangkap, Ternyata Ini Motifnya Membunuh Korban

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah provinsi Sumatera Selatan telah melakukan sinergi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sumsel dengan prioritas pembangunan Sumsel tahun 2019.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, H. Nasrun Umar mengatakan, tahun anggaran 2018 tanpa terasa sudah berjalan 3 bulan lamanya. Untuk itu, selaku pihak eksekutif sangat menginginkan arah rencana pembangunan daerah Provinsi Sumsel dapat bersinergi dengan pokok-pokok pikiran para anggota DPRD Sumsel.

"Kami inginkan bahwa terjadinya komunikasi yang ketat dan terus menerus dilaksanakan agar sinergi yang dilakukan dapat benar-benar direalisasikan dengan baik," ujarnya

Sementara itu, Plt Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Uzer Effendi menyambut baik digelarnya pertemuan tersebut karena rencana kerja Pemda sangat memiliki peran strategis dalam pembangunan yang merupakan penjabaran rencana kerja pemerintah daerah. 

Baca: Hanya 30 Menit! Telur Ceplok Masak Daun Jeruk Purut - Menu Praktis untuk Sarapan

Sementara, pokok-pokok pikiran DPRD merupakan hasil riset atau penjaringan aspirasi masyarakat, sebagai bahan perumusan kegiatan dan kelompok sasaran yang diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Sumsel.

"Harapan kita bersama melalui sinergi pokok-pokok pikiran DPRD Provinsi Sumsel dengan prioritas pembangunan Sumsel tahun 2019 ini, pembangunan Sumatera Selatan kedepan dapat lebih tepat sasaran lagi," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Igun Bagus Saputra
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help