Baru Diperbaiki dan Kembali Rusak, Warga Enggan Lewati Jembatan ini

Belum lama di perbaiki, Jembatan Kayu Mulu telah kembali mengalami kerusakan, sehingga tidak dilewati oleh kendaraan

Baru Diperbaiki dan Kembali Rusak, Warga Enggan Lewati Jembatan ini
SRIPOKU.COM/ALAN NOPRIANSYAH
Pengguna jalan melewati jembatan penghubung lama dibandingkan dengan jembatan baru, 

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Alan Novriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA-- Belum lama di perbaiki, Jembatan Kayu Mulu telah kembali mengalami kerusakan, sehingga tidak dilewati oleh kendaraan roda empat dan roda dua, Selasa (13/3/2018).

Pengguna jalan enggan melintasi jembatan, dikarenakan jembatan telah mengalami kerusakan pada beberapa bagian.

Wargapun lebih memilih melewati jalur lama yang dianggap lebih aman, pada jembatan penghubung Muaradua-Ranau itu.

Pantauan Sripoku.com dilokasi, Selasa (12/3/2018) terlihat warga sama sekali tidak melewati jalur jembatan baik kendaraan bermotor maupun kendaraan mobil. lantaran para pengendara takut terjadi hal yang tak diinginkan.

Lantaran, terdapat beberapa kerusakan pada fondasi tiang utama yang telah nyaris menggantung.

Baca: Kisah Wanita Cantik yang Baru Jadi Pramugari setelah 24 kali Mencoba dan 22 kali Ditolak

Baca: Sistem Parkir Mall Segera Diterapkan di Benteng Kuto Besak, Warga Palembang Sumringah

Pada sisi awal pangkal jembatan dari arah Muaradua juga telah menggantung karena tanah yang juga mengalami penurunan.

Salah seorang warga, Marvin dari Desa Sumber Mulya yang sering melewati jalur tersebut menyayangkan kerusakan pada jembatan yang baru diperbaiki ini.

Baca: Jangan Ngaku Pintar Dulu Sebelum Jawab 8 Pertanyaan Gila Ini, Jika Bisa Berarti Anda Genius!

"Sangat disayangkan, jembatan yang dengan uang milyaran namun dengan kondisi yang seperti ini,"keluhnya.

Sementara itu Dinas Pembangunan Umum (PU) melalui Kabid Bina Marga Armada Sazuli mengatakan sudah ditinjau oleh Tim Dinas Provinsi.
"Baru-baru ini sudah ditinjau oleh tim provinsi terkait kerusakan tersebut, selanjutnya kewenangan provinsi," kata Dia.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Reigan Riangga
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help