Abu Tours Palembang

Penyidik Polda Sumsel Siap Jemput Paksa Pimpinan Abu Tours Pusat dan Palembang

Penyidik Polda Sumsel sudah membekukan dua rekening Abu Tours atas nama Abu Hamzah sebagai bagian dari penyelidikan.

Penyidik Polda Sumsel Siap Jemput Paksa Pimpinan Abu Tours Pusat dan Palembang
SRIPOKU.COM/YANDI TRIANSYAH/DOKUMEN
Pertemuan Kemenag Sumsel dengan Abu Tours 

Laporan wartawan sriwijaya post, Welly Hadinata

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Penyidik Polda Sumsel telah melayangkan dua surat panggilan kepada bos Abu Tours, Muhammad Hamzah Mamba alias Abu Hamzah dan Ridwan Rasyid, mantan Kepala Cabang Abu Tours Palembang.

Namun masih belum memenuhi panggilan dalam satu pekan kedepan, penyidik akan menjemput paksa keduanya untuk pemeriksaan.

Kasubdit I/Kamneg Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Suwandi Prihantoro mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat panggilan pertama terhadap pimpinan Abu Tours, termasuk Abu Hamzah dan Ridwan. Namun hingga kini keduanya belum memenuhi panggilan tersebut.

"Surat panggilan kedua telah kami layangkan hari ini , Kalau masih tidak memenuhi, kami akan buat surat perintah penjemputan paksa. Apakah nanti akan langsung dilakukan penangkapan atau tidak, kami belum tahu," ujarnya, Senin (12/3/2018).

Pihaknya pun hingga kini masih berkordinasi dengan tim penasehat hukum Abu Tours. Karena Abu Hamzah pun dipanggil Polda lain seperti Polda Sulsel dan Kaltim, serta Polresta Malang, Samarinda, dan Bareskrim Polri, pihaknya yang akan menyesuaikan.

"Kami berkordinasi dengan PH. Lagi dimana (Abu Hamzah-red) posisinya. Biar kami yang mendatangi untuk memeriksa," ujar Suwandi.

Sementara untuk Ridwan, diketahui saat ini sudah tidak bekerja lagi di Abu Tours sehingga tidak didampingi oleh tim PH Abu Tours.

"Diketahui Ridwan dan istrinya Yuli, sekarang ada di Makassar. Kami yang akan datang ke sana untuk memeriksa," ujarnya.

Penyidik Polda Sumsel sudah membekukan dua rekening Abu Tours atas nama Abu Hamzah sebagai bagian dari penyelidikan.

"Uang Rp109 miliar yang sudah disetorkan jemaah itu kemana? Kami belum tahu makanya dibekukan. Kemarin ada permintaan Abu Tour untuk buka rekening yang dibekukan. Kami tanya untuk apa, kalau memang untuk bayar tiket dan bisa menunjukkan bukti-bukti itu, kami buka sebagian," ujar Suwandi.

Meskipun diketahui Abu Tours Cabang Palembang sudah memberangkatkan 100 jemaah pada awal Maret ini, hal tersebut tidak mempengaruhi penyelidikan.

"Meski memberangkatkan, itu urusan mereka. Kami fokus pada laporan masyarakat. Kalau tidak ditangani, kami yang salah," ujarnya.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help