Jelang Peparpenas, NPC Sumsel Tetapkan 20 Pelatih

Untuk mendukung target pada multievent setara PON bagi atlet umum tersebut .NPC Sumsel mengukuhkan 20 pelatih di Sumsel

Jelang Peparpenas, NPC Sumsel Tetapkan 20 Pelatih
SRIPOKU.COM/RESHA
Suasana rapat koordinasi pengurus National Paralimpic Committe (NPC) Sumsel. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Meski Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Papua akan bergulir 2 tahun lagi, pengurus National Paralympic Committe (NPC) telah mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Untuk mendukung target pada multievent setara PON bagi atlet umum tersebut, NPC Sumsel mengukuhkan 20 pelatih di Sumsel dari semua cabang Olahraga.

Pelatih tersebut bakal membesut atlet difabel Sriwijaya untuk cabang olahraga (cabor) atletik, renang, goll ball, boling, tenis meja, angkat berat, tenis meja dan catur.

"Jadi sesuai dengan hasil musyawarah, ada 13 pelatih yang masuk SK dan kita subsidi silang menjadi 20," ujar Ketua Pelatih NPC Sumsel Irawan saat dikonfirmasi

Irawan mengatakan, penunjukan pelatih di Sumsel tersebut membengkak menjadi 20 karena dirasa perlu dan dipertimbangkan untuk kebutuhan atlet difabel Sumsel. Namun didalam SK tetap 13 sehingga dilakukan subsidi silang.

"Karena pada prinsipnya adalah kebersamaan dan arahnya prestasi, sehingga kita simpulkan kebutuhan yang diperlukan ada 20," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum NPC Sumsel Ryan Yohwari mengatakan bahwa meskipun ajang Peparnas akan digelar pada 2020, pihaknya akan mengadakan sejumlah kegiatan. Baik berupa kejuaraan maupun event bersifat seleksi sebelum ajang multi-event empat tahunan bagi atlet difabel tersebut.

"Baik dari Pra-Peparnas maupun Peparprov di Prabumulih pada 2019. Sehingga ini dirasa perlu agar pembinaan atlet semakin maksimal," terang Ryan.

Ryan berharap ajang Peparnas 2020 di Papua ini mampu mendulang prestasi setelah berbagai persiapan dilakukan.

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help