Investasi

Jangan Tergiur Keuntungan Besar, Waspada Investasi Bodong

Banyak cara orang melakukan penipuan, salah satunya dengan menawarkan investasi,dengan keuntungan menggiurkan

Jangan Tergiur Keuntungan Besar, Waspada Investasi Bodong
sripo
Kepala OJK KR 7 Wilayah Sumbagsel, Panca Hadi Suryatno 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Maraknya investasi yang menawarkan keuntungan berlipat dalam waktu singkat membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan upaya preventif, menyarankan agar masyarakat tak mudah tergoda dengan iming-iming keuntungan besar.

Kepala OJK KR 7 Wilayah Sumbagsel, Panca Hadi Suryatno mengatakan masyarakat harus lebih berhati-hati dalam memilih produk investasi yang banyak beredar sekarang ini.

"Masa panen saat harga komoditi sedang bagus masyarakat biasanya tergiur dengan investasi yang menawarkan return yang tinggi dan seolah tanpa risiko. Return 10% dari nilai investasi. Padahal pada kenyataannya itu investasi bodong. Masyarakat di daerah jangan terlena," ujar Panca saat disambangi Sripo di Kanwil OJK di Jl. Residen Abdul Rozak, Palembang, Selasa (6/3).

Panca menambahkan bahwa terkadang perusahaan investasi juga menghalalkan berbagai cara agar dapat menggaet calon investor.

"Investasi bodong bertindak seolah sudah memiliki izin. Terkadang juga memakai salah satu tokoh sebagai pancingan. Mengatakan bahwa tokoh ini sudah jadi investor, sedangkan tokoh tersebut tidak tahu apa-apa," tambah Panca.

Panca menyarankan kepada masyarakat jika ingin berinvestasi agar memilih produk investasi yang masuk akal dan berasal dari perusahaan investasi yang sudah mapan.

"Masyarakat bisa investasi di obligasi atau reksa dana yang menawarkan return 9 % per tahun. Karena investai dengan keuntungan tinggi risikonya juga tinggi. Atau untuk jangka panjang bisa dengan investasi di bursa saham," ujar Seto.

Untuk masyarakat di daerah Sumsel yang jangakauannya jauh dari perusahaan saham atau obligasi dapat mencoba menabung di bank atau mendeposittkan uangnya. "Masyarakat daerah bisa nabung di bank yang menawarkan bunga 4% per tahun. Atau bisa juga membuka tabungan dengan bunga 4% per tahun." tutup Panca.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Rustam Imron
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help