Sebelas Karang Taruna di Tugumulyo Nyatakan Perang Terhadap Narkoba

Bupati Musirawas, H Hendra Gunawan menyambut baik komitmen dan perjuangan kaum pemuda dalam memerangi peredaraan dan penyalahgunaan nafza

Sebelas Karang Taruna di Tugumulyo Nyatakan Perang Terhadap Narkoba
SRIPOKU.COM/Ahmad farozi
Bupati Musirawas H Hendra Gunawan menyematkan pin gerakan Karang Taruna perangi napza dan oplosan kepada perwakilan Karang Taruna Desa Triwikaton Kecamatan Tugumulyo, disela kegiatan Mura Sempurna Sehat di Puskesmas C Nawangsasi Kecamatan Tugumulyo, Kamis (1/3/2018). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Sebelas Karang Taruna yang berasa diwilayah pelayanan Puskesmas C Nawangsasi Kecamatan Tugumulyo menyatakan perang terhadap narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (napza) serta minuman keras oplosan. Komitmen para pengurus Karang Taruna dalam memerangi napza dan minuman oplosan ini ditandai pembacaan dan penandatanganan komitmen bersama yang disaksikan langsung Bupati Musirawas, H Hendra Gunawan, Camat, Kapolsek, Danramil diwilayah Tugumulyo serta seluruh pejabat yang menghadiri Gerakan Musirawas Sempurna Sehat, di Puskesmas C Nawangsasi Kecamatan Tugumulyo, Kamis (1/3/2018).

Bupati Musirawas, H Hendra Gunawan menyambut baik komitmen dan perjuangan kaum pemuda dalam memerangi peredaraan dan penyalahgunaan nafza dan minuman keras oplosan yang ditengarai saat ini sudah banyak beredar di wilayah ini.

Dengan komitmen tersebut kata Bupati, berarti masyarakat khususnya generasi muda telah mengerti akan bahaya napza dan minuman keras yang secara signifikan dapat merusak moral dan kepribadian generasi.

Diungkapkannya, dari informasi yang didapat, bahwa peredaran narkoba dan minuman keras telah merambah kewilayah pedesaan dan saat ini telah masuk ke generasi muda yang masih duduk di bangku sekolah SMP dan SD.

Hal ini jika tidak disikapi dan diperangi, maka kedepan generasi ini akan menjadi generasi yang lemah baik fisik maupun moralnya.

Untuk mengatasi ini, diharapkan dukungan para pihak terutama orang tua yang harus terus memperhatikan anak-anaknya agar jangan terjebak pada napza dan minuman keras oplosan.

"Bekali anak-anak dengan ilmu agama dan pendidikan yang baik. Karena kedua hal ini dapat membentengi anak-anak dari pengaruh negatif penyalahgunaan naoza dan minuman keras oplosan," kata H Hendra Gunawan.

Sementara itu, pencetus Gerakan Karang Taruna perangi napza dan oplosan, Meliasi Nora Pratamarta, apoteker Puskesmas C Nawangsasi mengungkapkan, gerakan ini baru dimulai dari Kecamatan Tugumulyo. Diharapkan kedepan dapat diterapkan di seluruh wilayah di Kabupaten Musirawas.

Dasar pemikiran dibentuknya gerakan ini berawal dari maraknya peredaran napza dan minuman oplosan, terutama pada saat kegiatan pesta malam atau semacamnya.

Melalui gerakan ini diharapkan, khususnya pengurus Karang Taruna dapat menjadi agen pergerakan melawan napza dan minuman keras oplosan. Yang dimulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan dengan cara terus memberikan sosialisasi dan mengkampanyekan bahaya napza dan minuman keras oplosan.

Napza dan minyman keras apalagi yang oplosan, harus menjadi musuh bersama. Maka seluruh elemen harus ikut serta dan terlibat dalam perang terhadap narkoba ini.

Generasi muda menjadi garda terdepan dalam perang terhadap narkoba sehingga tujuan utama mewujudkan Musirawas khususnya Tugumulyo bebas narkoba dapat terwujud. (ahmad farozi)

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help