Asisten Manajer Sriwijaya FC Tak Mau Pusingkan Jadwal

Laga yang mempertemukan antara Sriwijaya FC versus Borneo FC, Jumat (2/3) ini mengalami pergantian jam dan tempat pelaksanaan.

Asisten Manajer Sriwijaya FC Tak Mau Pusingkan Jadwal
SRIPOKU.COM/RM. RESHA A.U
Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, saat diwawancarai awak media, beberapa waktu yang lalu. 

SRIPOKU.COM , PALEMBANG - Laga yang mempertemukan antara Sriwijaya FC versus Borneo FC, Jumat (2/3) ini mengalami pergantian jam dan tempat pelaksanaan. Dalam duel tim babak semifinal Piala Gubernur Kaltim (PGK) 2018 itu, awalnya, Sriwijaya FC akan bertemu dengan Borneo FC pukul 15.30 WIB di Stadion Segiri, Samarinda. Namun setelah meeting match-committe jelang pertandingan, jadwal digeser menjadi 19.30 WIB di Stadion Palaran Samarinda.

Berita Lainnya:  Prediksi Sriwijaya FC vs Borneo FC Ini Kata Novelis Wong Kito, Tergantung Mental

"Kita tidak tahu ada apa, itu permintaan panitianya sendiri. Tapi kalau bagi kita tak begitu masalah main malam," ujar Asisten Manajer Sriwijaya FC Ahmad Haris saat dihubungi Sripo, Kamis (1/3).

Hal yang sama dikatakan oleh Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan. Ia lebih memilih untuk sibuk meracik taktik yang akan digunakannya dalam laga hari ini. Apalagi, skuat yang dibesutnya baru saja mengalami kekalahan saat bersua Persebaya Surabaya Rabu (26/2) lalu.

"Buat saya, itu bagian dari pelajaran bagaimana pasca kalah mereka sudah harus bertanding lagi," tutur RD yang pernah menukangi T-Team Malaysia itu.

Menurutnya laga kali ini cukup penting untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain saat menelan pil pahit kekalahan kemarin. Memang RD menambahkan, Sriwijaya FC sudah memiliki mental yang cukup dalam menghadapi kekalahan. Yaitu pada saat melakoni kompetisi Piala Presiden 2018 lalu.

Mengawali fase penyisihan perdana, Laskar Wong Kito ditekuk oleh Persib Bandung dengan skor tipis 1-0, Selasa (16/1). Namun setelah itu, timnya bisa bangkit hingga mendulang kemenangan berturut-turut, sebelum akhirnya ditahan imbang dan digulung oleh Bali United di fase semifinal.

Namun setelah itu, mereka berhasil bangkit dari keterpurukan dan memenangkan juara ketiga, pasca menekuk PSMS Medan dalam perebutan gelar juara ketiga tersebut. "Artinya, ini satu ujian untuk melatih mentalitas pemain saya," jelasnya. (mg5)

Editor: Bedjo
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved