Suami Istri Asal Sekayu ini Sabar dan Pasrah Mengetahui Bayinya Terlahir Tanpa Tempurung Kepala

Robinso dan Paina tidak bisa berkata-kata apa melihat kondisi sang anak yang dirawat intensif di NICU RSUD Sekayu.

Suami Istri Asal Sekayu ini Sabar dan Pasrah Mengetahui Bayinya Terlahir Tanpa Tempurung Kepala
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Tim medis RSUD Sekayu ketika melakukan perawatan terhadap buah hati pasangan Robinso dan Paina yang lahir tanpa tempurung kepala. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Kebahagiaan yang dialami oleh pasangan Robinso (37) dan Paina Lasanti (30) warga Desa Teladan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ketika menanti kelahiran anak ketiganya seolah sirna seketika.

Perasaan bahagia itu justru berubah menjadi kesedihan ketika melihat sang buah hati yang lahir di Rumah Sakit Umum Daerah Sekayu (RSUD) Sekayu, Rabu (28/2/18), sekitar pukul 10.30 WIB, terlahir tanpa adanya tempurung kepala.

Robinso dan Paina tidak bisa berkata-kata apa melihat kondisi sang anak yang dirawat intensif di NICU RSUD Sekayu.

===

Diungkapkan Robinso, kelahiran anak ketiganya ini sangat dinanti-nanti oleh keluarga.

Bahkan jika sudah besar, jagoan kecil ini diharapkan menjadi penyejuk disela-sela aktifitas sehari-hari dengan tawa dan candanya.

Pada saat mengandung, Robinso sang ayah mengaku tidak memiliki firasat apa-apa.

"Sewaktu dulu mengandung, istri saya sehat-sehat saja.”

“Bahkan untuk firasat atau kelakukan buruk sama sekali tidak ada," kata Robinso.

Robinso yang sehari-sehari menggeluti profesi sebagai buruh bangunan lepas hanya bisa bersabar dan menerima keadaan anaknya saat ini.

Halaman
123
Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Ahmad Sadam Husen
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved