Jawara Kejurnas Boling di Palembang Masih Didominasi Atlet Pelatnas

Meski menjadi tuan rumah, peboling Sumatera Selatan (Sumsel) tak kuasa membendung dominasi peboling pelatnas yang tampil apik dalam

Jawara Kejurnas Boling di Palembang Masih Didominasi Atlet Pelatnas
SRIPOKU.COM/Zaini
LEMPAR BOLA -- Atlit Boling Sumsel Ersa Maris melempar bola, pada final Test Event Road To Asian Games 2018 Kejurnas Boling 2018 di Venue Jakabaring Sport City Palembang, Rabu (28/2/2018). Kejurnas di buka Gubernur Sumsel H Alex Nordin dan berlangsung dari Tanggal 25 hingga 28 Februari 2018. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG--Meski menjadi tuan rumah, peboling Sumatera Selatan (Sumsel) tak kuasa membendung dominasi peboling pelatnas yang tampil apik dalam perolehan medali emas dalam ajang tes event Asian Games 2018, Rabu (28/2).

Pada hari terakhir laga yang berlangsung malam di venue Bowling Centre Jakabaring Palembang itu, yang memainkan nomor master, pada kelompok putra, Emas diraih oleh Hardy Rachmadian dari Sumatera Utara. Sedang emas putri disabet oleh Novie Phang dari DKI Jakarta.

Dalam papan skor, Hardy berhasil menorehkan catatan total 279 sementara Novie Phang 203. "Dengan tiga emas maka Sumut jadi juara umum," kata Manajer Kompetisi Aswin Limansantoso usai pertandingan.

Pada nomor master putra, mendali perak diraih oleh Yeri Ramadona dari DKI Jakarta sedangkan perunggu berhasil diraih oleh Adhiguna Widiantoro dari Jawa Barat. Sedang untuk kelompok putri, medali Perak diraih oleh Sharon Limansantoso dari DKI Jakarta dan perunggu menjadi milik Putty Insavilla dari Jawa Timur.

Menurut Aswin, dari Kejurnas ini terlihat terjadi peningkatan hasil yang dicapai oleh para peboling. Salah satu capaian tersebut adalah terciptanya tujuh Perfect Games yang tercipta selama tiga hari kejurnas di Bowling Center, Jakabaring Sport City Palembang.

"Secara keseluruhan games di palembang ini sangat sukses," ujarnya.

Ditemui usai pertandingan, peraih emas nomor master putra Hardy mengatakan Kejurnas ini terjadi persaingan yang cukup ketat layaknya Pekan Olahraga Nasional atau PON. Karena di lane ia kerap berjumpa sesama penghuni Pelatnas sehingga persaingan sengit sempat terjadi.

Dengan capaian tersebut, ia optimistis tim Asian Games nanti akan mampu meraih emas sebagaimana yang ditargetkan oleh PB PBI pusat. "Kami seperti bermain di rumah sendiri jadi bakal gampang seting waktu," ujarnya.

Sementara itu manajer tim nasional Boling, Rony Mandagi menjelaskan usai kejuaraan nasional di Palembang, pihaknya akan memboyong para peboling ke ajang ujicoba di Amerika Serikat. Peboling putri akan mengikuti kejuaraan dunia di Reno. Sedangkan tim putra akan turun di kejuaraan dunia PBA New York.

Untuk mengukur kesiapan tim, pihaknya juga akan mengikuti kejuaran di tingkat Asia seperti Singha Thailand open, Hongkong Open, Makau Open, dan Singapura Open. "April nanti akan banyak sekali ujicoba diluar negeri," katanya.

Setelah tuntas ajang ujicoba, seluruh penghuni pelatnas akan dibawa ke Bowling Center, Jakabaring Sport City, Palembang. Di veneu terbaru dan tercanggih itu, para atlet akan mengikuti pemusatan latihan hingga berlangsung nya Asian Games.

Dari pemusatan latihan, maka akan dipilih 6 peboling putra dan 6 peboling putri. Ke 12 pemain ini akan didaftarkan pada pihak penyelenggara Asian Games. Ia memastikan pada bulan Juli ketika entry by name, nama-nama peboling sudah final.

"Sebulan sekali akan ada yang terdegradasi dan promosi," ujarnya.(mg5)

Penulis: RM. Resha A.U
Editor: Budi Darmawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved