Audiensi dengan Menteri Desa PDTT, Hendra Gunawan Paparkan Kondisi Kabupaten Musirawas

Baik potensi, persoalan yang dihadapi dan solusi yang ditawarkan, berupa dukungan dari Kementerian untuk pembangunan Musirawas.

Audiensi dengan Menteri Desa PDTT, Hendra Gunawan Paparkan Kondisi Kabupaten Musirawas
SRIPOKU.COM/AHMAD FAROZI
Bupati Musirawas (kiri) saat audiensi dengan Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo, Selasa (27/2/2018). 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Saat audiensi dengan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Eko Putro Sandjojo, Selasa (27/2/2018) Bupati Musirawas Hendra Gunawan memaparkan kondisi umum Kabupaten Musirawas.

Baik potensi, persoalan yang dihadapi dan solusi yang ditawarkan, berupa dukungan dari Kementerian untuk pembangunan Musirawas agar lepas dari status daerah tertinggal.

Apa yang disampaikan oleh Hendra Gunawan, direspon langsung oleh Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, dengan langsung membentuk tim percepatan pembangunan Kabupaten Musirawas.

Sehingga dirinya optimis dan menargetkan dalam waktu dekat Kabupaten Musirawas akan terlepas dari statusnya sebagai daerah tertinggal.

Mendes DPTT Eko Putro Sandjojo mengatakan, Kabupaten Musirawas telah menjadi target pihaknya agar daerah ini terlepas dari status daerah tertinggal yang telah belasan tahun disandangnya.

Untuk mewujudkan ini, pihaknya akan membentuk tim khusus yang akan terus berkodinasi dengan tim Kabupaten Musirawas untuk merumuskan program-program yang dapat di implementasikan didaerah ini.

Tidak hanya itu, kata Menteri pihaknya juga akan mengajak seluruh Kementerian dan BUMN serta pihak swasta untuk sama-sama membangun Musi Rawas sesuai dengan kewenangan masing-masing.

Seperti untuk persoalan infrastruktur pihaknya akan berkoodinasi dengan Kementrian PUPR, untuk lingkuangan hidup dan kehutanan akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, untuk persoalan pertanian dan perkebunan akan dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

Selain dari unsur Kementerian, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan BUMN untuk berperan dalam dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk pertanian padi, pihaknya akan meminta kepada Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mendirikan Gudang Bulog dan industry pengelolaan gabah/beras sehingga harga gabah/beras di tingkat petani dapat lebih tinggi.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Candra Okta Della
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help