Inspirasi

Mengelola Investasi Reksa Dana dengan Prinsip 10203040

Berinvestasi ke beberapa jenis reksa dana yang berbeda merupakan salah satu upaya untuk diversifikasi (membagi) risiko.

Mengelola Investasi Reksa Dana dengan Prinsip 10203040
www.tribunnews.com
Ilustrasi.

SRIPOKU.COM - Berinvestasi ke beberapa jenis reksa dana yang berbeda merupakan salah satu upaya untuk diversifikasi (membagi) risiko. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana pembagian ke masing-masing jenis reksa dana?

Berita Lainnya:  Pilihan bagi Investor yang Mudah Galau: Reksa Dana Campuran

Dalam bahasa keuangan, investasi ke beberapa jenis reksa dana juga dikenal juga dengan istilah Aset Alokasi (Asset Allocation). Secara umum ada 4 jenis reksa dana yaitu pasar uang, pendapatan tetap, campuran, dan saham.

Aset alokasi adalah suatu strategi investasi yang membagi keranjang investasi reksa dana ke beberapa jenis yang berbeda. Dasar pembagian bisa berdasarkan tujuan keuangan, kondisi keuangan, dan atau profil risiko.

Dalam artikel sebelumnya, saya pernah membahas prinsip 10–20–30–40 yang digunakan dalam pengelolaan penghasilan. 

Dengan sedikit modifikasi, prinsip ini juga dapat digunakan dalam melakukan aset alokasi di reksa dana.

Secara sederhana, apabila investor memiliki dana Rp 100 juta, maka dana tersebut dibagi ke 4 jenis reksa dana dengan menyesuaikan profil risikonya. Mengapa harus membeli semua jenis reksa dana? Mengapa tidak berinvestasi pada reksa dana yang sesuai profil risikonya saja?

Secara teori, untuk investor agresif jenis reksa dana yang paling direkomendasikan adalah jenis reksa dana saham, untuk profil moderat adalah jenis reksa dana campuran dan jenis konservatif adalah reksa dana pendapatan tetap.

Pemilihan reksa dana sesuai dengan profil risiko memang tidak salah. Namun dari pengamatan kinerja reksa dana selama 15 tahun terakhir dari 2002 – 2017, terdapat periode saat kinerja reksa dana dalam jangka panjang tidak selalu sesuai dengan harapan.

Historis Kinerja Reksa Dana Periode 2002 - 2017
Historis Kinerja Reksa Dana Periode 2002 - 2017

Secara umum memang rata-rata reksa dana saham lebih tinggi dibandingkan jenis reksa dana lain, namun ada tahun-tahun saat kinerja reksa dana saham lebih rendah.

Halaman
123
Editor: Bedjo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help