Disdukcapil OKI Prioritaskan Pencetakan e-KTP untuk Data yang Statusnya Print Ready Record

"Kalau dilihat dari banyaknya warga yang merekam, persediaan blankonya masih aman-aman saja," tutur Uswatun.

Disdukcapil OKI Prioritaskan Pencetakan e-KTP untuk Data yang Statusnya Print Ready Record
SRIPOKU.COM/MAT BODOK
Warga antre mengajukan permohonan pembuatan e-KTP di Dinas Catatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (23/2/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Mat Bodok

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Sebanyak 38 ribu Blanko E-ktp yang ada di Dinas Catatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) masih mencukupi bagi warga wajib KTP dan tengah dilakukan proses pencetakan.

Kadisdukcapil H Cholik Hamdan melalui Sekretaris Uswatun Hasanah SH MH, Senin (26/2/2018)) mengatakan, jika dilihat dari persediaan blanko yang ada, stoknya cukup untuk warga wajib KTP yang sudah merekam.

"Kalau dilihat dari banyaknya warga yang merekam, persediaan blankonya masih aman-aman saja," tutur Uswatun.

Kasi Identitas Penduduk, Freddy Maradona, menjelaskan, Disdukcapil OKI memprioritaskan pencetakan KTP elektronik untuk data yang statusnya PRR (Print Ready Record).

Print Ready Record merupakan sistem ngacak, ada yang 2 minggu sudah bisa cetak karna yang bekerja mesin bukan tangan manusia.

Lanjutnya, untuk per kecamatan E-Ktp yang sudah jadi Disdukcapil OKI meminta kepada camat masing-masing daerah untuk jemput bola untuk ngambil KTP warganya yang telah selesai dicetak.

"Untuk kecamatan yang sudah dibagikan yakni Kecamatan Mesuji, Pedamaraan,Tanjung Lubuk dan Air Sugihan, sekarang masih dalam pencetakan Mesuji Makmur," ungkap Freddy.

Ditambahkan Freddy, cepat atau tidaknya proses pembuatan E-Ktp tergantung dengan jaringan yang digunakan, saat ini jaringan bisa dapat dikatakan lumayan baik.

"Jika jaringan bagus E-Ktp dapat tercetak sebanyak 2000 perhari biasanya waktu kerja dari jam 8 sampai jam 12 malam, karna disini kita bekerja tak kenal waktu.

Saat jaringan kurang bagus tidak bisa di prediksi berapa percetakkan perhari," tandasnya.

Penulis: Mat Bodok
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help