Pilkada Serentak 2018

Tak Pandang Bulu, Bawaslu Sumsel Copot Habis Seluruh Alat Peraga Kampanye yang Melanggar

Mau berupa videotron? Baliho silahkan asal sesuai aturan yang ditetapkan PKPU. Ukuran tidak boleh lebih dari 4 x 7 meter.

Tak Pandang Bulu, Bawaslu Sumsel Copot Habis Seluruh Alat Peraga Kampanye yang Melanggar
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Tim Satgas Penertiban Alat Peraga Sosialisasi Paslon Kepala Daerah yang dibentuk Bawaslu Sumsel menertibkan baliho salah satu Paslon Walikota/Cawawako Palembang di Jalan Gubernur H Bastari Kompleks Ogan Permata Indah (OPI) Jakabaring, Sabtu (24/2/2018). 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumsel menyatakan Tim Satgas Bawaslh Sumsel akan senantiasa mencopoti Alat Peraga Sosialisasi Paslon Kepala Daerah yang melanggar hingga 23 Juni 2018 mendatang

"Ini kita sudah eksyen. Bukan lagi teguran. Akan copot terus. Akan kita sanksi.

Paling berat kita akan stop kampanye di tempat dia melakukan pelanggaran," tegas Ketua Bawaslu Sumsel Junaidi SE MSi pada apel Tim Satgas di Halaman Kantor Bawaslu Sumsel Jalan Gubernur H Bastari Komplek Ogan Permata Indah (OPI) Jakabaring, Sabtu (24/2/2018).

Sebanyak 150 personel Tim Satgas yang dibentuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sumsel melibatkan kepolisian, Panwas, Pol PP dengan berbekal alat pertukangan mulai merobohkan alat peraga sosialisasi Cawako/Cawawako Palembang maupun Cawagub/Cawawagub.

"Mau berupa videotron? Baliho silahkan asal sesuai aturan yang ditetapkan PKPU.

Ukuran tidak boleh lebih dari 4 x 7 meter. Alat peraga sosialisasi yang kecil juga dibatasi.

Harus sesuai dengan berapa jumlah KK. Asumsi satu rumah 1 stiker.

Termasuk gambar Cawako petahana mengajak imunisasi lepaskan karena ini sudah masuk kampanye. Biar adil sama. Kita mensamaratakan keadilan," kata Junaidi yang juga Dosen UKB ini.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help