Dua Anggota Begal Sadis yang Beraksi di Kabupaten Empatlawang Ditembak Polisi di Palembang

Dua tersangka begal yang pernah beraksi di Empatlawang tahun 2015 lalu, ditangkap polisi di rumah kontrakannya di Palembang.

Dua Anggota Begal Sadis yang Beraksi di Kabupaten Empatlawang Ditembak Polisi di Palembang
istimewa
Dua tersangka begal, Alhudri (24) dan Firnandito (21) di beri tembakan pada betis dan paha diamankan anggota buser Elang di Mapolres Empatlawang, Jum'at (23/2/2018) 

SRIPOKU. COM, EMPATLAWANG - Dua tersangka begal yang pernah beraksi di Empatlawang  tahun 2015 lalu,  ditangkap Satreskrim Polres Empatlawang di rumah kontrakannya di Palembang.

Keduanya terpaksa diberi tembakan pada betis karena berusaha melarikan diri.

Kedua tersangka itu adalah Alhudri ( 24) ,  dan  Firnandito (21) keduanya Warga Desa Landur Kecamatan Pendopo Kabupaten Empatlawang.

Alhudri dan Firnandito terlibat kasus pencurian dengan kekerasan di Jalan raya Desa Landur perbatasan Gunungmeraksa Lama, Kecamatan Pendopo, pada Rabu (17/6/ 2015)  lalu.

Korbannya Yuzadi (29) Warga Desa Lubuktapang Kecamatan Lintangkanan mengalami luka putus jari telunjuk kiri dan kehilangan motor Yamaha Vixion Warna Merah BG 6034 GO dibawa lari kawanan begal.

Kasat Reskrim Polres Empatlawang, AKP Roby Sugara, menjelaskan modus para pelaku begal yang tertangkap ini mereka menghadang motor korban dengan menggunakan potongan  Pohon Pinang, lalu para pelaku mengepung dan membacok serta memukul korban hingga jatuh dan membawa lari sepeda motor korban.

"Tersangka Alhudri dan Firnandito ditangkap di rumah kontrakannya di Palembang,  setelah dipastikan benar buser elang di Back up Aggota Reskrim Polsek Sako Melakukan Penggerebekan dan  rumah kontrakan yang di duga tempat persembunyian dan dilakukan penangkapan, " jelas Akp Roby, Jum'at (23/2/2018)

Lanjut Roby setelah ditangkap,  saat kedua tersangka dibawa untuk menunjukkan tempat Barang Bukti sepeda motor yang dicuri, berusaha melarikan diri sehingga akhirnya  anggota memberikan tindakan tegas berupa penembakan yg terarah dan terukur pada bagian  kaki paha dan betis untuk melumpuhkan tersangka.

Kemudian tersangka dibawa ke Polsek Sako untuk dilakukan  interogasi dan tersangka mengakui bahwa memang benar ianya telah melakukan tindak pidana curas tersebut.

"tersangka saat ini dibawa ke Polres Empatlawang untuk dilakukan Pemeriksaan lebih Intensif, "kata dia.

Sementara dari enam pelaku begal saat melakukan curas tersebut.  Satu tersangka atas nama Aan Suzadi, telah menjalani hukuman dua tersangka Alhudri dan Firnandito baru tertangkap dan dua tersangka lain Ak dan Ai masih buron sedangkan satu tersangka sudah meninggal.

Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help