Pilkada Serentak 2018

Khoirul Mukhlis: Terkesan, Kampanye Dimanfaatkan sebagai Ajang Balas Dendam

Dibutuhkan kreativitas dan tim kampanye yang tangguh dalam memberikan support kepada para kandidat

Khoirul Mukhlis: Terkesan, Kampanye Dimanfaatkan sebagai Ajang Balas Dendam
SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Kemas Khoirul Mukhlis 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Memasuki masa kampanye Pilkada serentak saat ini banyak kandidat dinilai tak mampu menawarkan solusi nyata dan konkrit.

Malah terkesan kekurangan isu untuk diolah menjadi program unggulan.

"Dibutuhkan kreativitas dan tim kampanye yang tangguh dalam memberikan support kepada para kandidat," ungkap Direktur Lintas Politika Indonesia, Kemas Khoirul Mukhlis, Selasa (20/2/2018), sembari mencontohkan program yang disampaikan salah satu kandidat.

Mestinya, kata mantan Ketua KPU Kota Palembang ini, pada masa kampanye Pilkada sekarang harus dimanfaatkan para kandidat untuk menawarkan solusi terhadap persoalan keseharian yang dihadapi masyarakat.

Solusi dapat berupa program unggulan masing-masing yang realistis dan dapat menyentuh kepentingan bersama.

Kecenderungan yang ada, kampanye dimanfaatkan sebagai ajang balas dendam serta menyerang kandidat lainnya sehingga melupakan solusi dan program yang harus ditawarkan.

"Apalagi fenomena medsos yang meluas sekarang, banyak menampilkan caci maki dan menyerang kompetitor.

Masyarakat sudah cerdas dalam melihat ini, sehingga hal tersebut justru menjadi bumerang bagi kandidat itu sendiri," ujarnya.

Sejatinya juga menjadi tugas moral para kandidat dan tim kampanye agar proses pilkada ini dimanfaatkan sebagai pendidikan politik dan mencerdaskan prilaku berdemokrasi semua elemen bangsa.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help