Masih Ingat Arya Permana Bocah Obesitas? Kini Berubah Drastis, Begini Kondisinya Sekarang
Arya bahkan tidak bisa sekolah atau mengenakan pakaian selain sarung longgar.Aktivitas kesehariannya sangat terbatas dengan ponselnya.
SRIPOKU.COM -- Bermain dengan teman-teman adalah bagian menyenangkan dari masa kecil kita.
Tapi apa yang lebih kalian suka kalau diberi pilihan antara bermain kriket atau petak umpet?
Hanya saja, bagi Arya Permana yang berusia 12 tahun dari Jawa Barat, Indonesia, berlari-lari dengan seseorang temannya adalah hal yang menyulitkan.
Dengan berat 130 kilogram lebih, Arya hanya terbaring di tempat tidurnya pada saat ia baru berusia 10 tahun.
Arya bahkan tidak bisa sekolah atau mengenakan pakaian selain sarung longgar.
Aktivitas kesehariannya sangat terbatas dengan ponselnya.

Dengan nafsu makan tinggi, Arya akan melahap makanannya dengan menu makan berupa nasi, kari ikan, daging sapi, sup sayuran dan tempe.
Dia makan lima kali sehari dan merasa selalu lapar, lelah dan terengah-engah.
Kabar tentang kondisi Arya sudah sampai di mana-mana dan diberitakan oleh media asing seperti Unilad dan Mirror.
Baca: Ditempat Ini Tarif PSK Bikin Geleng-Geleng, Dihargai Setara Dengan Setengah Bungkus Rokok

Menurut Mirror, ibunya yang bernama Rokayah Somantri yang berusia 37 tahun menjelaskan:
"Dia hanya makan dan tidur saja."
"Tidak ada rasa sakit lain selain melihat anak sendiri menderita."
"Tidak ada ibu yang ingin berhenti memberi makan anak-anaknya tapi saya seperti tidak berdaya."
"Kami tidak punya uang untuk menemui dokter dan telah menghabiskan semua tabungan kami untuk memberinya makan."