Bisnis Salon Plus Narkoba, Waria di Tanjungraja Ini Diamankan Petugas BNNK Ogan Ilir

Rencananya sabu tersebut akan dijual kembali kepada pelanggan yang biasa datang ke salon rambut tempat biasa tersangka bekerja.

Bisnis Salon Plus Narkoba, Waria di Tanjungraja Ini Diamankan Petugas BNNK Ogan Ilir
SRIPOKU.COM/BERI SUPRIYADI
Kepala BNNK Ogan Ilir AKBP Abdul Rahman memaparkan barang bukti berupa tiga paket narkoba jenis sabu yang diperoleh dari tersangka Abdul Kudus, pegawai salon di Kelurahan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang waria bernama Abdul Kudus (42) yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai salon di Kelurahan Tanjung Raja Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu pagi (14/2) pukul 06.00, diamankan aparat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) OI.

Pasalnya, warga yang tercatat berdomisili di Dusun II Desa Ketapang Kecamatan Tanjung Raja ini, kedapatan memiliki dan menyimpan sebanyak tiga paket kecil narkotika jenis sabu seberat 2.9 gram.

Dengan raut wajah yang kusut, pagi itu juga bersama barang bukti tersangka langsung dibawa dan digelandang menuju kantor BNNK OI di Jalintim Km 32 Timbangan Inderalaya.

Dari pengakuannya, barang haram itu diperoleh dari seorang bandar inisial A (DPO) warga Kayuagung OKI.

Rencananya akan dijual kembali kepada pelanggan yang biasa datang ke salon rambut tempat biasa tersangka bekerja.

Dari pengakuannya di hadapan kepala BNNK OI AKBP Abdul Rahman ST, dirinya belum lama menjalani bisnis jual beli sabu.

"Aku baru dua kali pak menjual sabu-sabu ini, lah ketangkap," akunya, Rabu (14/2) di kantor BNNK OI.

Selain mengamankan tersangka bersama barang bukti narkoba, petugas juga menyita sejumlah uang tunai pecahan Rp 50 - 100 ribu yang diduga dari hasil transaksi sabu-sabu.

Kepala BNNK OI AKBP Abdul Rahman ST mengungkapkan, penangkapan tersangka berawal informasi dari masyarakat yang menyatakan adanya sejumlah warga yang kerapkali bertransaksi sabu di sebuah tempat yang berkedok warung salon di Kelurahan Tanjung Raja.

Lanjut AKBP berbekal informasi tersebut, pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengintaian selama beberapa hari.

"Ternyata benar saat kita lakukan penggrebekkan ditemukan sebanyak tiga paket sabu milik tersangka Abdul Kudus. Pagi itu juga, tersangka langsung kita bawa ke kantor untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Kepala BNNK OI.

Ditambahkan Kepala BNNK OI, kini tersangka bersama barang bukti sudah kita titipkan di tahanan BNNP Sumsel Palembang sembari akan melakukan pengembangan mengenai asal muasal barang haram itu tersangka dapatkan.

"Atas perbuatannya tersangka kita jerat pasal 112 dan 114 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara," tegas Kepala BNNK OI.

Penulis: Beri Supriyadi
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help