Ratusan Pelajar Muhammadiyah Kecam Perayaan Hari Valentine!

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) melakukan aksi menolak perayaa

Ratusan Pelajar Muhammadiyah Kecam Perayaan Hari Valentine!
SRIPO/HARIS WIDODO
Ratusan pelajar yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Muhammadiyah(IPM) melakukan aksi demonstrasi Tolak Hari Valentine di bawah FO Jakabaring Palembang, Selasa(13/2/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG—Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) melakukan aksi menolak perayaan valentine yang dilakukan di bawah jembatan Fly Over, Jakabaring, Palembang, Selasa (13/2/2018).

Sebanyak kurang lebih 300 orang dari seluruh pengurus IPM melakukan aksi ini.

Dengan membawa kertas karton yang bertuliskan menolak hari valentine dan para pelajar ini juga membagikan selebaran yang berisikan larangan merayakan valentine bagi umat muslim dan memberikan striker kepada sejumlah kendaraan di Kawasan simpang Jakabaring.

Koordinator lapangan, Abdel Haq mengatakan bahwa Valentine bukan hanya merusak akidah kita sebagai umat muslim tetapi juga merusak moral bangsa Indonesia, karena banyak yang merayakan valentine dan valentin juga memancing tindakan pemerkosaan.

Untuk itu pihaknya kampanyekan aksi ini, agar orang sadar betapa tidak pentingnya hari valentine ini.

Hari kasih sayang tidak harus tanggal 14 februari saja, tapi seharusnya setiap hari rasa kasih sayang kita lakukan untuk orang yang kita sayangi.

Tidak hanya itu dalam islam juga mengatakan " Barang siapa yang menyerupai suatu kaum,maka dia termasuk bagian dari mereka (HR Ahmad dan Abu Dawud), jelas ayat tersebut bahwa apabila kita melakukannya berarti kita merupakan bagian dari mereka, budaya Valentine itu bukan budaya islam," Tegas Abdel.

Abdel menghimbau agar remaja di kota Palembang tidak merayakan hari valentine, tidak menghadiri hari Valentine, dan tidak memberikan ucapan selamat hari kasih sayang ,karena itu bukanlah hari raya kaum muslim.

Dalam demonstarasi ini juga dilakukan penandatangan tolak aksi Hari Valentine yang dilakukan oleh peserta demo.

Pesertanya pun mulai dari SMP, SMA, SMK dan Madrasah Aliyah.

Aksinya pun tidak hanya itu saja, Anggota yang tergabung dari IP ini menyiapkan striker sebanyak 1200 buah untuk dibagikan kepada pengendara yang melintas.

Dengan tujuan menolak hari valentine yang jatuh pada 14 februari

Penulis: Haris Widodo
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help