SriwijayaPost/

Kepergok Bongkar Lemari, Dayat Acungkan Samurai. Ditembak Polisi Berkilah Baru Pertama Kali Mencuri

M Hidayat alias Dayat (31), tersangka kasus curas (pencurian dengan kekerasan), keok ditembak petugas.

Kepergok Bongkar Lemari, Dayat Acungkan Samurai. Ditembak Polisi Berkilah Baru Pertama Kali Mencuri
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
M Hidayat alias Dayat (31), tersangka kasus curas (pencurian dengan kekerasan), keok ditembak petugas. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - M Hidayat alias Dayat (31), tersangka kasus curas (pencurian dengan kekerasan), keok ditembak petugas.

Dayat terpaksa ditembak petugas pada kaki kanannya, lantaran melawan petugas dan kini diamankan di Mapolsek IT II Palembang, Selasa (13/2/2018).

Tersangka Dayat terlibat aksi perampokan rumah makan milik Abdul Rohim (44) di kawasan Jalan Slamet Riyadi Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Kecamatan IT II Palembang, Jum’at (9/2/2018) dini hari.

Kepada petugas, Dayat mengakui bahwa aksi perampokan itu dilakukan bersama kedua temannya.

Namun kedua rekannya kini masih dalam pengejaran petugas atau buron.

"Kami bertiga datang ke rumah makan itu pakai sepeda motor. Masuk ke dalam pada saat itu, kami rusak kunci intu depan," ujar Dayat yang menahan sakit pada kaki kanannya.

Diakui Dayat, memang pada saat masuk ke rumah dan merusak lemari yang mengambil sejumlah uang dan perhiasan, aksinya kepergok anak pemilik rumah.

"Waktu itu ketahuan, lalu aku acungi samurai dan kami langsung lari keluar rumah.

Tapi cuma aku acungi samurai saja dan tidak melukai orangnya.

Baru pertama kali ini aku mencuri.

Dua teman aku tidak tahu kemana perginya," kilah Dayat.

Kapolsek IT II Palembang Kompol M Hadiwijaya didampingi Kanit Reskrim Ipda Andrian Novalezi mengatakan, tersangka Dayat terpaksa dilumpuhkan petugas lantaran melakukan perlawanan.

Tersangka Dayatmerupakan pelaku curas yang cukup meresahkan warga.

"Kasus ini masih terus dikembangkan dan dua pelaku lainnya masih buron.

Tersangka Dayat masih menjalani pemeriksaan lanjutan dan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang curas dengan ancaman hukuman pidana di atas lima tahun kurungan penjara," ujarnya

Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help