Hadapi Leg Kedua, Lini Depan Sriwijaya FC Pincang. RD Putar Otak Bongkar Pertahanan Bali United

elatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, harus memutar otak demi mencari pengganti penyerang andalannya, Manuchekhr Dhzalilov,

Hadapi Leg Kedua, Lini Depan Sriwijaya FC Pincang. RD Putar Otak Bongkar Pertahanan Bali United
Bolasport.com
Aksi penyerang Sriwijaya FC, Manuchekhr Dzhalilov, saat mengontrol bola dalam partai uji coba melawan Cilegon United di Stadion Krakatau Steel, Cilegon, Banten, Kamis (11/1/2018). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-- Hadapi Bali United dalam leg kedua semifinal Piala Presiden 2018 di Stadion I Wayan Dipta bali, Rabu (14/2/2018) lini depan Sriwijaya FC harus tampil pincang.

Hal tersebut dikarenakan striker andalan Laskar Wong Kito Manuchekhr Dhzalilov dipastikan tidak dapat tampil karena terkena akumulasi kartu kuning.

Menyikapi lini depan yang kosong tanpa Bang Jali, Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan harus memutar otak demi mencari pengganti rekan Beto di lini depan tersebut.

"Manuchekhr Dhzalilov bakal absen pada leg kedua babak semifinal melawan Bali United," kata Rahmad Darmawan, seperti dilansir BolaSport.com dari liga-indoneisa.id.

"Dhzalilov terkena akumulasi kartu kuning. Dia sudah kena dua kartu kuning, satu di fase grup, satu lagi di semifinal leg pertama," imbuhnya menjelaskan.

Rahmad Darmawan
Rahmad Darmawan (Media Officer Sriwijaya FC.)

Tapi, arsitek yang akrab disapa RD itu mengaku tidak risau.

Pasalnya, stok pemain skuat Laskar Wong Kito yang bisa diplot untuk mengisi lini depan terbilang cukup melimpah.

Laskar Wong Kito masih memiliki Esteban Vizcarra, Nur Iskandar, Yogi Rahardian, sampai Patrich Wanggai.

Alberto Goncalves juga tetap bisa diandalkan. Dengan begitu kolaborasi di lini depan, tetap akan berjalan maksimal.

Teja Paku Alam dan kolega datang ke Gianyar dengan modal skor 0-0 dari pertandingan leg pertama di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang.

Sriwijaya FC.
Sriwijaya FC. (MO Sriwijaya FC)
Halaman
123
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help