SriwijayaPost/

Pemilihan Walikota Palembang

Ahmad Najib Resmi Ditunjuk Jadi Pjs Walikota Palembang

Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Pemprov Sumsel yang sekaligus Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel H

Ahmad Najib Resmi Ditunjuk Jadi Pjs Walikota Palembang
Sripoku.com/Rahmaliyah
Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Pemprov Sumsel yang sekaligus Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel H Akhmad Najib (tengah) yang dikabarkan akan menjabat sebagai Plt kota Palembang, Karo Otonomi Daerah dan Pemerintahan Sumsel, Amsin sebagai Plt Walikota Pagaralam (kanan), dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Riki Junaidi yang disebut sebagai Plt Walikota Lubuklinggau 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Pemprov Sumsel yang sekaligus Plt Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel H Akhmad Najib resmi ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Palembang, Rabu (14/1/2018).

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah diterima dan diserahkan ke Gubernur Sumatera Selatan, Selasa (13/2/2018) kemarin.

Najib mengungkapkan, dirinya siap menjalankan tugas yang telah diberikan, serta menjaga kondusifitas Kota Palembang selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan pelayanan publik agar tetap berjalan dengan baik.

"Soal Pilkada tentu sudah ada aturanya, kita hanya akan mengawal agar tetap kondusif.

Masyarakat akan tetap kita layani walau sudah masuk tahap kampanye pemilu.

Jadi, bukan karena ada Pilkada lantas layanan lainnya terganggu. Guna Pjs dan Plt lah menjalankan roda pemerintahan, walau Plt atau Pjs tetap punya tanggung jawab," ujarnya, saat ditemui di Griya Agung untuk Gladi Resik penyerahan SK esok

Dikatakan Najib, Melihat bahwa setelah pilkada akan ada Asian Games, artinya yang harus disadari bahwa komitmen zero konflic tetap dijaga dan menjadi tanggung jawab, mengingat Palembang akan menjadi sorotan 45 negara, baik kebersihan, keamanan, ketertiban dan lain sebagainya.

Ia menambahkan, dirinya akan menempati posisi tersebut sekitar 4-5 Bulan, hal itu tertuang dalam SK terkait masa waktu pelaksana tugas Pjs dan Plt Kemendagri.

"Pjs tetap bisa ambil keputusan dengan persetujuan gubernur. Misalnya, Boleh memutasi dengan izin menteri melalui gubernur," ujarnya.

Sementara itu terpisah, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin belum mengungkapkan secara pasti siapa saja nama-nama yang bakal menduduki posisi sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) kepala daerah dan Pejabat Sementara (Pjs)

"Besok  akan diserahan suratnya, yang naik menjadi Bupati, Wakil, dan Sekda itu penunjukan dari Gubernur, kalau nama-namanya coba tanya Richard (Kepala Kesbangpol Sumsel) aku bae lupo,"ujarnya pada awak media.

Alex mengungkapkan untuk penyerahan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Pjs Walikota Palembang, Prabumulih, Pagaralam dan Lubuk Linggau, dan penyerahan Surat Gubernur Sumsel tentang penunjukan Plt Bupati Ogan Komering Ilir, Lahat dan Musi Banyuasin akan dilakukan di Griya Agung pukul 09.30 WIB.

Sebelumnya, Empat nama calon Plt di empat kota di jajaran Pemprov Sumatera Selatan bocor. Beberapa nama terus disebut di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel, yakni Asisten I Bidang Pemerintah dan Kesra Pemprov Sumsel yang sekaligus Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumsel H Akhmad Najib yang dikabarkan akan menjabat sebagai Plt kota Palembang, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumsel Richard Cahyadi sebagai Plt Walikota Prabumulih, Karo Otonomi Daerah dan Pemerintahan Sumsel, Amsin sebagai Plt Walikota Pagaralam, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Riki Junaidi yang disebut sebagai Plt Walikota Lubuklinggau.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help