Ahmad Ghufron: Laporan Mantan Ketua Panwas OKU Timur Dinilai tidak Tepat

Sarwani melaporkan anggota Panwas OKU Timur kepada DKPP karena menurutnya perekrutan panwascam tidak transparan

Ahmad Ghufron: Laporan Mantan Ketua Panwas OKU Timur Dinilai tidak Tepat
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Kantor Panwas Kabupaten OKU Timur 

Laporan wartawan Sriwijaya Post, Evan Hendra

SRIPOKU.COM, MARTAPURA - Tuduhan yang dialamatkan oleh mantan Ketua Panwas Kabupaten OKU Timur Sarwani dan rekannya Suheri terhadap tiga anggota Panwas OKU Timur atas Ahmad Ghufron, Benny Tenagus, dan Agus Purnawan dinilai tidak tepat.

Demikian diungkapkan Ketua Panwaskab OKU Timur, Ahmad Ghufron, didampingi Benny Tenagus dan Agus Purnawan, Selasa (13/2/2018).

Sarwani melaporkan anggota Panwas OKU Timur kepada DKPP karena menurutnya perekrutan panwascam tidak transparan dan melanggar beberapa ketentuan.

Tuduhan Sarwani yang sebelumnya sempat gagal masuk dalam 10 besar seleksi anggota komisioner panwas tersebut menyebabkan DKPP menonaktifkan sementara panwas OKU Timur.

Menurut Benny, setelah adanya keputusan DKPP menonaktifkan panwas OKU Timur, pihaknya menerima semua keputusan DKPP dan akan menjalankan apa yang diamanatkan oleh DKPP.

Namun kata dia, apa yang dituduhkan oleh Sarwani dan Suheri terkait penerimaan anggota panwascam semuanya tidak benar.

Karena selama proses penerimaan anggota panwascam sudah dilaksanakan sesuai prosedur mulai dari pengumuman di seluruh kecamatan menggunakan baliho, serta pengumuman di media cetak dan online yang bisa diakses seluruh masyarakat kapan saja dan dimana saja.

"Selama pelaksanaan perekrutan anggota panwascam dilaksanakan dengan menjunjung kode etik pemilu yang jujur adil dan transparan. Sehingga saya menilai apa yang dituduhkan oleh Sarwani tidak tepat," ujarnya.

Demikian juga dengan hasil seleksi yang semuanya dilaksanakan sesuai ketentuan dan seluruh peserta mulai dari yang lulus administrasi hingga penetapan diumumkan di media cetak dan media online.

Halaman
12
Penulis: Evan Hendra
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved