Pemilihan Walikota Palembang

KPU Palembang Nilai Masa Rekapitulasi Rawan Konflik. Ini Langkah yang Akan Diambil

omisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang menilai, masa rekapitulasi hasil penghitungan suara merupakan s

KPU Palembang Nilai Masa Rekapitulasi Rawan Konflik. Ini Langkah yang Akan Diambil
SRIPOKU.COM/IST
Pilkada serentak 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang menilai, masa rekapitulasi hasil penghitungan suara merupakan situasi paling rawan konflik dalam Pilkada.

Sebagai langkah antisipasinya, KPU Kota Palembang meminta pengawalan ketat saat rekapitulasi hasil suara Pilkada 2018 nanti.

Ketua KPU Kota Palembang Syarifuddin mengatakan, pihaknya akan terus memperketat keamanan mulai dari masa kampanye pada 15 Febuari 2018 hingga 23 Juni 2018 nanti.

Sebab pada masa itu, kemungkinan adanya kondisi kurang aman karena persaingan antar pendukung, tetap terjadi.

"Meski demikian, pada masa itu tidak ada kondisi rawan tindak kejahatan berat. Hal ini berkaca dari Pilkada sebelumnya," kata Syarifuddin, Senin (12/2/2018).

Begitu juga saat masa pencoblosan. KPU Kota Palembang juga akan meminimalisisr terjadinya kecurangan.

Pada masa pencoblosan, biasanya ada oknum tertentu yang mencuri kesempatan untuk membujuk warga untuk mencoblos salah satu kandidat.

Salah satunya dengan mengiming-imingi uang untuk mempengaruhi pilihan warga.

“Namun yang paling itu adalah pada masa rekapitulasi hasil suara.

Apalagi kotak kertas suara harus diantar dari tiap Tempat Pemilihan Suara (TPS) ke kantor KPU Palembang,” ujarnya.

Syarifudin mengatakan, pengiriman kotak kertas suara yang telah direkapitulasi oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tersebut tentunya dilakukan dengan pengawalan ketat kepolisian.

"Itu (pengiriman) rekapitulasi dari PPK ke KPU juga harus dengan pengawalan.

Tugas KPU Palembang hanya membacakan hasil rekapitulasi surat suara. Kalau rekapitulasi surat suara, tidak bisa saling dukung dan harus netral. Kita tidak memihak salah satu pasangan calon,” tuturnya.

Penulis: Welly Hadinata
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help