Kapolda Sumsel Janji Proses Laporan Calon Jemaah Umroh Abu Tours

erasa tak jelas dan tidak ada kepastian dari pihak Kantor Abu Tours, sebagian calon jemaah umroh Abu Tours ak

Kapolda Sumsel Janji Proses Laporan Calon Jemaah Umroh Abu Tours
SRIPOKU.COM/WELLY HADINATA
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara yang mendengarkan calob jemaah umroh Abu Tours yang melapor ke SPKT Mapolda Sumsel Jalan Jenderal Sudirman KM 4,5 Palembang, Senin (12/2/2018) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Merasa tak jelas dan tidak ada kepastian dari pihak Kantor Abu Tours, sebagian calon jemaah umroh Abu Tours akhirnya melaporkannya ke SPKT Mapolda Sumsel di Jalan Jenderal Sudirman KM 4,5 Palembang, Senin (12/2/2018).

Dari puluhan calon jemaah yang mendatangi Mapolda Sumsel untuk melapor, tercatat ada 21 orang yang diterima laporannya, karena sisanya tidak membawa kelengkapan berkas untuk dijadikan barang bukti laporan.

Dari 21 pelapor, diketahui dua diantaranya merupakan anggota polisi. Laporan 21 pelapor diterima SPKT Polda Sumsel dalam nomor LPB/118/II/2018/SPKT.

Para pelapor melaporkan Muhammad Hamzah Mamba, Direktur Utama PT Amanah Bersama Ummat, perusahaan yang menaungi Abu Tours and Travel atas pasal 378 KUHP tentang penipuan dan atau 372 KUHP tentang penggelapan. Kerugian yang dialami 21 korban karena gagal berangkat umroh yakni Rp799.390.000.

Salah seorang pelapor yakni Junaidi (45), mengaku sudah tidak bisa lagi duduk diam menunggu kepastian Abu Tours. Ia mengaku sudah menghubungi kantor yang ada di Makasar.

Namun bukannya segera diberangkatkan, pihak yang mengaku Abu Tour malah meminta dirinya menambah uang keberangkatan Rp15 juta per orang apabila tetap ingin berangkat umroh.

"Jelas saya keberatan ini sudah menyalahi ketentuan di awal.

Kami sudah menyetor dan memenuhi syarat umroh.

Kalau harus ditambah lagi biayanya, lebih baik dikembalikan uangnya. Makanya kami melaporkan Abu Tour ke Polda Sumsel," ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, masyarakat di Sumsel cukup banyak yang diduga ditipu oleh biro perjalanan umroh yang menawarkan biaya murah.

Halaman
12
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help