Pemilihan Gubernur Sumsel

Empat Paslon Bertarung di Pilgub Sumsel, Pengamat Politik: Unsur Kedaerahan Jadi Penentu Pilihan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan menetapkan empat Pasangan Calon Gubernur

Empat Paslon Bertarung di Pilgub Sumsel, Pengamat Politik: Unsur Kedaerahan Jadi Penentu Pilihan
SRIPOKU.COM/IST
Pilkada serentak 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Selatan menetapkan empat Pasangan Calon Gubernur-Calon Wakil Gibernur Sumsel di Kantor KPU Jl Pangeran Ratu, Jakabaring, Senin (12/2/2018).

Keempat calon itu yakni H Dodi Reza Alex-HM Giri Ramanda N Kiemas, H Herman Deru-H Mawardi Yahya, Ir H Ishak Mekki MM - H Yudha Pratomo Mahyuddin MSc Phd, dan H Saefuddin Aswari - HM Irwansyah.

Deklarasi Dodi-Giri di Monpera, Rabu (10/1/2018)
Deklarasi Dodi-Giri di Monpera, Rabu (10/1/2018) (IST)

Dukungan Pemilih Identitas Berbasis Kedaerahan terhadap magnet kandidat masih akan terlihat di Pilgub Sumsel.

Hal ini terlihat dari sebaran basis dukungan paslon yang mengumpul di daerah masing-masing kandidat berasal.

"Hanya seberapa kuat basis dukungan kedaerahan ini menentukan pilihan, kecenderungan akan mengalami penurunan," ungkap Pengamat Politik Sumatera Selatan Fatkurrohman SSos, Senin (12/2/2018).

Bakal Paslon Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM dan Cawagub Ir H Mawardi Yahya didampingi para Ketua dan Sekretaris Parpol pengusung menunjukkan berkas pencalonannya di hadapan komisioner KPU Sumsel, Selasa (9/1/2018).
Bakal Paslon Gubernur Sumsel H Herman Deru SH MM dan Cawagub Ir H Mawardi Yahya didampingi para Ketua dan Sekretaris Parpol pengusung menunjukkan berkas pencalonannya di hadapan komisioner KPU Sumsel, Selasa (9/1/2018). (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Pasangan Dodi-Giri diprediksi masih akan tetap kokoh di wilayah Musi, Begitu juga HD - MY akan OKU Raya, Ishak - Yudha OKI Raya dan Aswari - Irwansyah di Besemah

"Sedangkan Kota Palembang menjadi arena pertarungan sesungguhnya untuk memenangkan Pilkada Gubernur.

Ibarat sepakbola, pertaruhan adu lini pertahanan dan adu kepeawaian menyerang dan serangan balik untuk membobol lini pertahanan lawan, dan semua itu membutuhkan pelatih yang mumpuni dan tim yang solid serta strategi yang tepat," kata alumnus FISIP Unsri.

Bakal Paslon Gubernur Sumsel Ir H Ishak Mekki MM dan Cawagub H Yudha Pratomo Mahyuddin MSc Phd bergandeng bersama Ketua dan Sekretaris Parpol pengusung pada deklarasi, Selasa (9/1/2018).
Bakal Paslon Gubernur Sumsel Ir H Ishak Mekki MM dan Cawagub H Yudha Pratomo Mahyuddin MSc Phd bergandeng bersama Ketua dan Sekretaris Parpol pengusung pada deklarasi, Selasa (9/1/2018). (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Kandidat yang bisa mempertahankan basis kadaerahannya dan menguasai daerah pertempuran yakni Kota Palembang dan mampu menyerang daerah lawan itulah yang diprediksi menjadi pemanang Pilgub Sumsel.

Bacagub Sumsel HS Aswari Rivai SE (kiri) dan wakilnya HM Irwansyah SSos MSi, Kamis (18/1/2018).
Bacagub Sumsel HS Aswari Rivai SE (kiri) dan wakilnya HM Irwansyah SSos MSi, Kamis (18/1/2018). (SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ)

Untuk menyerang dan merebut basis juga tidak mudah, menurutnya diperlukan tim yang kuat dan solid untuk bisa mengacak-acak basis lawan serta mampu meyakinkan masyarakat sebagai pemimpin yang layak untuk dipilih mulai dari figur dan programnya

Mengapa Kota Palembang menjadi arena persaingan kandidat karena Kota Palembang sebagai pemilih terbesar sekitar 1,2 juta tidak ada figur yang muncul sehingga dinilai basis yang cair serta pemilih lebih rasional dibandingkan daerah lain.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Odi Aria Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help